LombokPost - Polres Lombok Tengah (Loteng) mengatensi kasus pencurian perangkat panel boks Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan bypass Bandara Internasional Lombok (BIL)-Mandalika.
Untuk mengungkap kasus tersebut, Polres Loteng membentuk tim khusus.
Terlebih lagi, jalan bypass-Mandalika ini merupakan penghubung menuju kawasan ekonomi khusus (KEK) di Kuta Mandalika.
Baca Juga: BIKIN HERAN, Giliran Bok Panel PJU Bypass BIL-Mandalika Dicuri Maling
”Kami sudah minta tim khusus (Timsus) untuk mengusut tuntas kasus ini,” tegas Kapolres Loteng AKBP Eko Yusmiarto, Jumat (10/7).
Menurutnya, panel PJU itu merupakan fasilitas milik publik. Banyak pihak yang dirugikan.
”Aksi pencurian ini tidak hanya menyebabkan jalan gelap, tetapi juga menimbulkan kerugian negara yang tidak sedikit,” ujarnya.
Jika fasilitas negara itu dicuri, hal ini memberikan kesan yang negatif bagi para pengunjung. ”Kami tidak mau itu terjadi,” ujarnya.
Dia mendegar kabar juga kasus pencurian panel boks PJU itu hampir setiap tahun terjadi. Untuk itu, pihaknya tidak ingin terulang lagi.
“Pelakunya harus ditemukan supaya memberikan efek jera,” tegasnya.
Baca Juga: Dishub Janji Atasi Horornya Jalan Saleh Hambali, PJU Mati dan Kondisi Rusak Ancam Pengendara Malam
Dia mengungkapkan, pencurian panel boks PJU tidak dilakukan secara acak. Indikasi kuat menunjukkan bahwa pelaku adalah spesialis pencurian peralatan kelistrikan.
Sebab, perangkat yang diambil bersifat teknis dan memiliki nilai jual tinggi. Ia juga menyebut identifikasi awal terhadap pelaku dan penadah sudah dilakukan, dan kini proses pengejaran sedang berlangsung intensif.
“Barang seperti panel PJU ini bukan barang umum. Yang mencuri pasti punya pengetahuan teknis. Kami duga kuat pelakunya merupakan pemain lama,” jelasnya.
Dalam upaya mencegah kejadian serupa di masa depan, perwira menengah itu mengusulkan adanya penambahan fasilitas pengawasan seperti kamera pengintai (CCTV) di sepanjang jalur strategis tersebut.
“Kami harap Pemda bisa menambah pengawasan dengan CCTV. Apalagi ini jalur vital, selalu digunakan saat ajang internasional,” usulnya.
Kini, tim khusus Polres Lombok Tengah terus bekerja mengumpulkan bukti dan mempersempit ruang gerak para pelaku. ”Kami juga mengimbau masyarakat turut serta memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar perangkat PJU,” imbaunya. (arl/r5)
Editor : Jelo Sangaji