Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pembunuh sekaligus Pembakar Mayat di Sekotong Terungkap, Ternyata Anak dari Monjok Mataram Bunuh Ibunya

Harli Arl • Senin, 26 Januari 2026 | 23:43 WIB
Pelaku pembunuhan sekaligus pembakar mayat di Sekotong, Lobar, dibekuk tim Jatanras Polda NTB, Senin malam (26/1).
Pelaku pembunuhan sekaligus pembakar mayat di Sekotong, Lobar, dibekuk tim Jatanras Polda NTB, Senin malam (26/1).

LombokPost - Polda NTB berhasil membongkar kasus pembunuhan sekaligus pembakaran mayat di wilayah Sekotong, Lombok Barat (Lobar). Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial.

Ternyata pelakunya adalah pria bernama Bara Primario, warga Monjok, Kota Mataram.

Yang dibunuh adalah ibunya sendiri, Yeni Rudi Astuti.

Pelaku menghabisi ibunya di rumahnya sendiri, Monjok, Kota Mataram, Minggu (25/1) dini hari.

Setelah membunuh, mayat ibunya dibawa menggunakan mobil Innova Reborn nomor polisi DR 1324 CT.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Arisandi membenarkan telah menangkap pelaku pembunuhan sekaligus pembakar ibunya sendiri. "Ya benar, kami sudah amankan," kata Arisandi saat ditemui di Polda NTB, Senin malam (26/1).

Terkait dengan motif Bara membunuh ibu kandungnya sendiri belum diungkapkan. "Nanti," kata Arisandi saat ditanya wartawan.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolda NTB. Polisi masih mendalami kasus tersebut.

Sejumlah alat bukti ditemukan. Yakni, sepatu, handphone, pas foto orang tuanya, dan lainnya. Terdapat juga dua mobil Innova Reborn berwarna putih dan hitam. 

Sebelumnya, masyarakat Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, gempar, Minggu sore (25/1). Sesosok jenazah ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di pinggir jalan raya setempat. 

Jenazah kali pertama ditemukan seorang remaja yang hendak ke kebun. Awalnya, saksi mencium aroma menyengat dan melihat kepulan asap dari tumpukan sampah. Saat diperiksa lebih dekat, ternyata ada tubuh manusia yang sedang dilalap api.

Saksi segera melapor ke kerabat dan warga sekitar. Warga kemudian berbondong-bondong memadamkan sisa api pada tubuh korban sebelum menghubungi Polsek Sekotong.

Jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda NTB untuk diotopsi. Petugas medis akan mencari tahu adanya luka kekerasan lain sebelum korban terbakar. Polisi juga telah menerbitkan Laporan Polisi Model A untuk penyelidikan mendalam. 

 

Editor : Marthadi
#Kota Mataram #polda ntb #pembakaran #anak bunuh ibu kandung #Monjok