Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polda NTB Perkuat Komitmen Polri Untuk Masyarakat di Momen HUT Bhayangkara ke-80

Suharli Harli • Kamis, 2 Juli 2026 | 12:22 WIB
HUT POLRI: Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja didampingi istri memotong tumpeng saat HUT Bhayangkara Polda NTB, Rabu (1/7). (HARLI/LOMBOK POST)
HUT POLRI: Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja didampingi istri memotong tumpeng saat HUT Bhayangkara Polda NTB, Rabu (1/7). (HARLI/LOMBOK POST)
 
LombokPost - Polda NTB menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Bhara Daksa, Mapolda NTB, Rabu (1/3). Selain upacara, acaranya dirangkai dengan menghadirkan sejumlah atraksi. 
 
Seperti demonstrasi penangkapan para penjahat oleh kepolisian. Ditambah parade sejumlah personel dan atraksi polisi cilik binaan Polda NTB. Acara berlangsung meriah dan khidmat untuk meningkatkan semangat para personel mengabdi dengan maksimal untuk masyarakat.
 
"Peragaan kemampuan personel merupakan gambaran kesiapan Polri dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, termasuk mengantisipasi kejahatan konvensional seperti 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) yang masih menjadi perhatian aparat kepolisian," kata Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja usai acara. 
 
Usia Polri kini sudah memasuki 80 tahun. Polri terus melakukan transformasi. "Terutama dalam menjalankan fungsi lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dibandingkan penegakan hukum," ujarnya. 
Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTB Gelar Doa Lintas Agama, Kapolda: Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat
 
Penegakan hukum tetap dijalankan sesuai ketentuan. Namun itu menjadi langkah terakhir atau melakukan penekanan ultimum remedium. 
 
“Refleksi 80 tahun Bhayangkara adalah bagaimana Polri semakin mengutamakan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Pencegahan serta deteksi dini menjadi prioritas utama,” tegasnya.
 
Selain menampilkan kemampuan operasional, Polda NTB juga menggelar berbagai kegiatan bernuansa sosial, budaya, dan keagamaan. Diantaranya lomba azan dan lomba mengafani jenazah yang melibatkan anggota polri serta masyarakat. 
 
"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter dan peningkatan kapasitas personel sebagai pelayan masyarakat.
Baca Juga: HUT Ke-80 Polri, Ditpolairud Polda NTB Turun ke Pesisir Sekotong, Bagikan 100 Paket Sembako dan Kursi Roda
 
Menurutmu lomba mengafani jenazah mengandung nilai kemanusiaan dan kearifan lokal. Harapannya, anggota polri dapat membantu masyarakat ketika diperlukan. "Termasuk dalam pengurusan jenazah tanpa identitas sesuai syariat Islam,” katanya.
 
Dalam rangka mendukung sektor pariwisata, Polda NTB juga menyelenggarakan lomba menghias cidomo di kawasan wisata Gili Trawangan. Kegiatan itu mendapat sambutan positif dari wisatawan mancanegara sekaligus menjadi upaya mempromosikan destinasi wisata unggulan NTB.
 
"Sinergi antara keamanan dan pariwisata menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.
Baca Juga: Polda NTB Tabur Bunga di Laut Gili Mas, Teguhkan Semangat Pengabdian Hari Bhayangkara Ke-80
 
Irjen Pol Kalingga menegaskan, terciptanya situasi keamanan yang kondusif tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepolisian. Karena itu, Polda NTB akan terus memperkuat kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat melalui pendekatan community policing atau pemolisian masyarakat.
 
“Kedekatan Polri dengan masyarakat adalah kunci terciptanya keamanan. Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama, sehingga kolaborasi akan terus kami bangun demi menjaga NTB tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. 
Editor : Kimda Farida
#Polri untuk Masyarakat #kearifan lokal #HUT Bhayangkara #polda ntb