LombokPost - Rasa pedas pada ayam taliwang tak hanya menggoda lidah. Ternyata, makan ayam taliwang pedas bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan, termasuk membantu mencegah kanker.
Kandungan utama yang membuat makanan pedas seperti ayam taliwang begitu istimewa adalah capsaicin, senyawa aktif dalam cabai yang kaya manfaat.
Cabai sebagai bahan utama sambal ayam taliwang mengandung capsaicin, vitamin C, dan vitamin A.
Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, dr. Karina Rahmadia Ekawidyani, M.Gizi, menjelaskan bahwa zat-zat ini berperan sebagai antioksidan yang memperkuat sistem imun dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit, termasuk kanker.
Capsaicin Cegah Kanker, Bakar Lemak, dan Sehatkan Jantung
Manfaat makan ayam taliwang bukan isapan jempol. Capsaicin terbukti mampu menghambat pertumbuhan sel kanker seperti kanker prostat dan leukemia, tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.
Tak hanya itu, capsaicin juga meningkatkan metabolisme tubuh, mempercepat pembakaran kalori, dan membantu menurunkan berat badan secara alami.
Beberapa studi juga mengungkap, makanan pedas seperti ayam taliwang membantu memperbaiki profil lemak darah, menurunkan kolesterol jahat (LDL), serta menjaga fungsi pembuluh darah. Ini artinya, makanan pedas juga baik untuk kesehatan jantung.
Manfaat Lain: Bikin Mood Happy dan Redakan Nyeri
Selain bisa cegah kanker, makan makanan pedas seperti ayam taliwang juga bisa bikin mood lebih bahagia.
Ini karena capsaicin memicu pelepasan hormon endorfin dan dopamin dua zat kimia otak yang membuat kita merasa lebih rileks dan senang.
Baca Juga: 7 Warung Ayam Taliwang Legendaris di Mataram, Pedasnya Nendang, Rasanya Bikin Ketagihan!
Capsaicin juga bekerja sebagai pereda nyeri alami. Di dunia medis, zat ini digunakan dalam salep dan patch untuk mengatasi nyeri sendi dan otot karena kemampuannya menekan reseptor rasa sakit.
Cabai Kaya Vitamin, Pencernaan Lebih Sehat
Cabai dalam sambal ayam taliwang juga mengandung vitamin C dan A dalam jumlah tinggi. Dua vitamin ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka.
Selain itu, capsaicin membantu melancarkan pencernaan dan melegakan saluran pernapasan karena sifat anti-inflamasinya.
Tiap Orang Punya Batas Pedas yang Berbeda
Tak semua orang bisa menikmati ayam taliwang pedas dengan level cabai maksimal. Para ahli menyebut toleransi pedas ditentukan oleh jumlah reseptor TRPV1 dalam tubuh, serta kebiasaan makan sejak kecil.
Ada yang baru satu cabai saja sudah kepedasan, ada juga yang kuat makan sambal dengan 20 cabai rawit.
Ingat, Makan Pedas Harus Tetap Bijak
Meski makan ayam taliwang pedas bisa cegah kanker dan banyak manfaat lain, konsumsinya harus tetap dalam batas wajar.
Makan pedas berlebihan bisa menyebabkan gangguan lambung, diare, atau bahkan insomnia.
Jangan makan pedas saat perut kosong atau sebelum tidur. Untuk menetralkan pedas, susu adalah pilihan terbaik. (***)
Editor : Alfian Yusni