LombokPost – Nama bunga telang (Clitoria ternatea L.) kini semakin dikenal luas di Indonesia, tak hanya karena keindahannya tetapi juga karena segudang manfaat yang terkandung di dalamnya.
Tanaman asli Asia tropis ini, yang juga dikenal sebagai butterfly pea, kini telah menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan Afrika.
Dikutip dari laporan ilmiah Universitas Airlangga (Unair), seluruh bagian bunga telang, dari kelopak hingga akarnya, dapat dimanfaatkan, baik sebagai bahan pangan maupun untuk kesehatan.
Baca Juga: Blue Skype, Minuman Cantik Kekinian dan Segar dari Kembang Telang
Warna biru, ungu, dan putih yang khas pada bunganya menjadikannya pewarna alami yang populer untuk makanan dan minuman, seperti nasi telang, puding, atau teh.
Kandungan Fitokimia dan Manfaat Kesehatan
Di balik warnanya yang menawan, bunga telang menyimpan beragam senyawa fitokimia yang memiliki peran fungsional bagi kesehatan.
Kandungan ini memberikan berbagai manfaat, di antaranya sebagai berikut.
Antioksidan: Melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas.
Antibakteri: Membantu melawan infeksi bakteri.
Anti-inflamasi: Mengurangi peradangan dalam tubuh.
Analgesik: Meredakan rasa sakit.
Antiparasit dan Antihistamin: Membantu mengatasi infeksi parasit dan reaksi alergi.
Peningkat Sistem Imun: Memperkuat daya tahan tubuh.
Selain itu, bunga telang juga kaya akan metabolit primer seperti lemak, karbohidrat, dan serat kasar.
Kandungan bioaktif lainnya mencakup kelompok senyawa fenol (flavonoid, tanin), terpenoid, dan alkaloid.
Penelitian juga menemukan adanya asam lemak penting seperti palmitat dan linoleat, yang semakin menambah daftar nutrisi bermanfaat dalam bunga ini.
Dengan kekayaan kandungan fitokimia dan nutrisinya, tidak heran jika bunga telang semakin diminati.
Popularitasnya bukan hanya karena keindahan visual, tetapi juga karena manfaat kesehatan yang signifikan, menjadikannya pilihan ideal untuk gaya hidup sehat.
Editor : Redaksi Lombok Post