LombokPost - Meatguy Steakhouse, restoran steak asal Bintaro, Jakarta Selatan, sukses mencetak sejarah sebagai steakhouse Indonesia pertama yang masuk dalam daftar World’s 101 Best Steak Restaurants 2025.
Restoran milik Dimas Ramadhan Pangestu ini langsung debut di peringkat ke-90, mengungguli banyak nama besar dunia dan menjadikan Meatguy Steakhouse sebagai restoran steak terbaik Indonesia di panggung kuliner internasional.
Prestasi ini diumumkan oleh Upper Cut Media House asal London dan langsung mendapat sorotan luas dari berbagai media nasional maupun global.
World’s 101 Best Steak Restaurants adalah daftar tahunan prestisius yang telah dirilis sejak 2019 dan menjadi acuan pecinta kuliner dunia dalam mencari steak berkualitas.
“Meatguy Steakhouse lebih dari sekadar restoran; tempat ini adalah tujuan kuliner bagi pencinta daging sejati di Jakarta,” tulis laman resmi World’s Best Steak Restaurants.
Dry Aged dan Wagyu Juara Dunia
Dengan lebih dari 150 jenis dry aged steak yang disajikan, Meatguy Steakhouse dikenal karena teknik pematangan daging yang menghasilkan tekstur empuk dan rasa mendalam.
Salah satu menu unggulannya adalah Grand Champion Cuts dari Stone Axe, wagyu full blood asal Australia peraih medali emas, yang diakui sebagai wagyu terbaik dunia.
Kombinasi antara teknik pematangan tradisional, kualitas daging kelas dunia, dan pelayanan khas Indonesia membuat pengalaman bersantap di Meatguy Steakhouse disebut sebagai “wajib dikunjungi oleh turis internasional,” menurut pernyataan Dimas.
Mendunia: Posisi Strategis di Antara Steakhouse Top Global
Dalam daftar 2025, Meatguy berada di antara Guinea Grill (London) di posisi 89 dan Meatmaiden (Melbourne) di posisi 91.
Baca Juga: Dari Pabrik Kecil di Sidoarjo, Lakshmi Mittal Taklukkan Dunia Baja
Ini menegaskan bahwa steakhouse asal Bintaro ini setara dengan restoran steak kenamaan dunia.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) turut memberikan apresiasi.
Menteri Teuku Riefky Harsya menyerahkan penghargaan resmi pada 26 Mei 2025 di kawasan SCBD dan mendorong ekspansi kuliner Indonesia ke pasar global.
“Meatguy menjadi bagian penting dari diplomasi kuliner Indonesia. Ini bukti bahwa produk dalam negeri bisa bersaing di level internasional,” ujar Menteri Riefky.
Efek Domino: Reservasi Naik, Wisatawan Serbu
Dimas mengungkapkan bahwa sejak pengumuman resmi daftar 101 restoran steak terbaik dunia, terjadi lonjakan signifikan dalam jumlah reservasi, terutama dari wisatawan mancanegara dan ekspatriat.
“Menjadi bagian dari perjalanan kuliner mereka adalah kebanggaan tersendiri. Kami terus menghadirkan steak eksklusif dan keramahan khas Indonesia,” kata Dimas.
Saat ini, Meatguy Steakhouse juga sedang mempersiapkan kolaborasi internasional dengan peternakan sapi ternama dunia, sebagai langkah menuju konsistensi kualitas daging dan ekspansi global.
Penilaian Ketat: Bukan Sekadar Daging
Pemeringkatan World’s 101 Best Steak Restaurants tak main-main. Terdapat sembilan kriteria ketat yang mencakup kualitas daging, teknik memasak, pelayanan, koleksi wine, suasana restoran, dan pengalaman kuliner secara keseluruhan.
Dengan strategi yang matang dan visi ke depan, Meatguy Steakhouse menegaskan posisi Indonesia di peta kuliner dunia, bukan hanya sebagai konsumen, tapi juga pelaku utama dalam industri steak internasional.
Meatguy Steakhouse, Kebanggaan Baru Kuliner Indonesia
Masuknya Meatguy Steakhouse dalam daftar restoran steak terbaik dunia menjadi tonggak penting dalam sejarah kuliner Indonesia.
Restoran steak asal Bintaro ini tak hanya menjadi ikon lokal, tapi juga simbol bahwa Indonesia bisa bersaing di panggung global dengan kualitas yang tak kalah dari restoran top di London, New York, dan Tokyo.
Dengan kombinasi dry aged steak terbaik, pelayanan khas Indonesia, dan pengakuan global, Meatguy Steakhouse menempatkan Indonesia di posisi terhormat dalam daftar World’s 101 Best Steak Restaurants. (***)
Editor : Alfian Yusni