LombokPost-Memasuki hari ke lima pencarian Bilal Al Farabi bocah 3 tahun yang diduga hanyut berlanjut.
“Tim melakukan pencarian dan penyisiran oleh tim rescue dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas mulai dari TKP (dugaan tempat Bilal terjatuh di saluran) hingga ke daerah pesisir,” kata Kabid BPBD Kota Mataram Multazam, Rabu (6/12).
Pencarian juga dilakukan dengan pengembangan area pencarian. Di perluas hingga ke wilayah tengah laut.
“Sepanjang wilayah pantai Kota Mataram bahkan ke wilayah selatan dan utara wilayah Lombok Barat,” jelasnya.
Dikatakan Moel, Basarnas Kota Mataram menurunkan kapal patroli. “Melakukan pencarian bersama kami BPBD dengan begitu kami berharap Bilal segera dapat ditemukan,” katanya.
Sebagai mana prosedur pencarian akan berlangsung selama 7 hari. “Semoga membuahkan hasil,” ujarnya.
Tim Gabungan SAR, melalui Humas SAR Kota Mataram Lanang Wisnuwardhana mengatakan pencarian terus diupayakan. “Pencarian sudah dimaksimalkan baik penelusuran kembali dari taman Bangko ke muara sungai dengan jalan kaki maupun dengan rabber boat serta menyusuri pantai dari Penghulu Agung sampai pantai Gading,” katanya.
Namun belum ada tanda jejak Bilal ditemui. Setelah itu tim bergerak menyusuri laut 3 miles/7 kilometer dengan menggunakan kapal patroli Basarnas.
“Yang diikuti korlap Basarnas, Camat Ampenan, Lurah Pejeruk, BPBD, Brimob dan orang tua korban,” terangnya.
Namun pencarian ke lokasi itu juga belum menemukan tanda jejak Bilal. Rencananya hari ini tim akan kembali turun menggunakan rabber boat mulai jam 08.00 WITA dari posko pantai Boom Ampenan.
Pihak keluarga juga disebutkan menyampaikan terima kasih atas kerja keras pencarian yang dilakukan. “Untuk hari ke 7, Posko akan dipindahkan ke taman bako,” katanya. (zad)
Editor : Redaksi Lombok Post