LombokPost-Sejumlah fasilitas bermain anak yang dibuat pemerintah tidak terawat dengan baik.
“Banyak pilihan tempat, tapi ada yang tidak terawat jadi waswas juga ajak anak bermain di situ,” kata Mardiansyah, salah seorang pengunjung di Taman Udayana, Mataram.
Ia menunjuk fasilitas bermain ayunan yang hanya diikat dengan seutas plastik.
“Ya ini kan bahaya, pas lagi anak asyik main ayunan kalau tali putus anak bisa terpental juga,” ujarnya risau.
Belum lagi fasilitas yang tidak lagi layak dipakai. Seperti karatan, patah, dan kondisi rusak lainnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram M Nazaruddin Fikri mengatakan tengah berupaya berkontribusi mewujudkan Kota Mataram sebagai Kota Layak Anak (KLA).
Sejumlah fasilitas bermain anak telah dibangun salah satunya di samping Rusunawa Bintaro.
Fasilitas itu dibangun dengan anggaran sekitar Rp 200 juta. “Kita buat itu untuk mendukung Kota Layak Anak (KLA),” katanya. (zad/r3)
Editor : Marthadi