Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

DKP Mataram Cek Kualitas dan Kondisi Beras CPP yang Akan Dibagikan ke Masyarakat

Lalu Mohammad Zaenudin • Kamis, 16 Mei 2024 | 14:15 WIB
SIDAK: Lalu Jauhari bersama tim satgas pangan Kota Mataram mengecek kualitas beras di Gudang Bulog Dasan Cermen. (zad/LP)
SIDAK: Lalu Jauhari bersama tim satgas pangan Kota Mataram mengecek kualitas beras di Gudang Bulog Dasan Cermen. (zad/LP)

LombokPost-Tim satgas pangan bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram turun mengecek langsung kondisi beras di gudang Bulog NTB berlokasi di Dasan Cermen.

Pengecekan itu untuk memastikan beras yang akan dibagikan gratis pada masyarakat dalam kondisi layak.

Pengecekan atau sidak dipimpin langsung Kepala DKP Kota Mataram Lalu Jauhari.

“Kami cek mutunya, standar beras premium dan ukuran perkarung harus pas 10 kg,” katanya di gudang Bulog, Rabu (15/5).

Beras yang dibagikan itu merupakan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Pembagian beras ini, lanjutan tahap kedua distribusi beras CPP tahun ini.

“Ini distribusi untuk bulan April, kami akan targetkan akhir bulan (Mei) ini, kembali membagikan untuk bulan Mei,” terangnya.

Tidak ada perubahan jumlah penerima beras dengan tahap pertama.

Jauhari mengatakan, penerimanya sebanyak 38.203 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sedangkan beras yang didistibusikan yaknk 382,3 ton dengan asumsi per KPM menerima 10 kg.

Bagi-bagi beras ini juga dalam rangka mengadapi gejolak harga beras akibat kenaikan HET beras.

Langkah ini diharapakan, dapat menekan inflasi dan merebetnya kenaikan harga beras ke bahan pokok lain.

Sekadar diketahui, beras CPP pemerintah didatangkan dari Vietnam dan Thailand.

Sidak itu dilakukan untuk mengecek mutu dan kualitas beras sesuai dengan standar layak konsumsi.

“Tadi sudah kita cek, kondisinya bagus dan standar beras premium,” tekannya.

Manajer OPP Bulog NTB Setiawan Sulasdi mengatakan, saat ini gudang Bulog se NTB menyimpan beras sebanyak 49.895 ton.

Khusus di gudang Dasan Cermen 4.789 ton.

“Beras di gudang ini (Dasan Cermen, Red) kami siapkan untuk melayani wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Utara,” katanya.

Dalam setiap bulan, Bulog mengeluarkan 6.500 ton beras se NTB.

Setiawan memperkirakan stok beras masih aman memenuhi kebutuhan pangan dalam beberapa bulan ke depan.

“Tiga bulan ke depan cukup,” katanya spesifik.

Di samping itu, Bulog aktif menyerap beras hasil produksi petani lokal.

Selanjutnya dikemas untuk stok pangan ke depan.

Dibanding beras asal Vietnam dan Thailand, proporsi jumlahnya masih lebih besar beras lokal.

“Beras asal Thailand sekitar empat ribuan sedangkan Vietnam enam ribuan,” ucapnya.

Bulog konsisten untuk menjaga stabilisasi harga beras sesuai HET terbaru.

“Sesuai tugas Bulog, stabilisasi lewat beras SPHP,” jelasnya.

Mitra Bulog juga telah diwanti-wanti agar jangan bermain dengan harga beras.

Mereka diwajibkan mengikuti ketentuan pemerintah terkait harga.

“Sudah kita buatkan pernyataan, kalau menjual di atas HET kami akan blacklist,” tegasnya. (zad/r3)

Editor : Kimda Farida
#bulog #Beras #DKP