Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Waduh, Website OPD Pemkot Mataram Diserang Hacker Judol

Galih Mega Putra S • Rabu, 3 Juli 2024 | 09:46 WIB
I Nyoman Suwandiasa. (HARLI/LOMBOK POST)
I Nyoman Suwandiasa. (HARLI/LOMBOK POST)

LombokPost-Beberapa website Pemkot Mataram mulai diserang para hacker situs judi online.

Kondisi itu mengganggu akses untuk membuka website.

”Ada sebanyak 10 website milik OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang diserang,” kata Kadiskominfo Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa.

Modus penyerangannya berbagai macam. Seperti, pada situs milik Pemkot Mataram muncul iklan situs judi online pada menu toolbar-nya.

”Kondisi ini mengganggu reputasi website Pemkot Mataram. Masak situs resmi pemerintah mengiklankan situs judi online,” keluhnya.

Selain itu, ada juga situs Pemkot Mataram yang ketika dibuka malah langsung masuk ke situs judi online. Masyarakat tidak bisa mengakses situs milik Pemkot Mataram.

”Jadi masyarakat berpikir website Pemkot Mataram dianggap sebagai situs judi online. Ini kan merusak citra,” kata dia.

Untuk itu, masyarakat yang ingin mengakses website Pemkot Mataram lalu diarahkan ke situs judi online untuk memaklumi. Jangan sampai menganggap Pemkot Mataram yang memiliki situs.

”Itu hanya karena situs kami diserang hacker judi online,” terangnya.

Nyoman mengatakan, situs atau website Pemkot Mataram menjadi sasaran para hacker judi online dikarenakan sering dikunjungi masyarakat. Sehingga, untuk mengiklankan situs judi online-nya, para hacker memanfaatkan dan menyusupi website milik Pemkot Mataram.

”Untuk menyusupi itu kan menggunakan algoritma. Jadi masyarakat yang tidak mengetahui asal klik saja petunjuknya,” kata dia.

Situs Pemkot Mataram yang diserang para hacker judi online itu sudah dihapus. Bahkan, situs tersebut sudah di take down.

”Kami take down supaya tidak bermasalah lagi,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi serangan para hacker judi online, Diskominfo Kota Mataram membentuk tim tanggap insiden Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

Sesuai dengan arahan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

”Mereka nanti yang memantau segala situs website Pemkot Mataram,” ujarnya.

Mereka yang memantau situs itu sudah menjalani pelatihan di Jakarta. Sudah memiliki sertifikat dari BSSN.

”Tinggal menjalani tugasnya nanti,” kata dia.

Dampak serangan hacker itu mengakibatkan situs menjadi lebih berat untuk dibuka.

”Lelet dibuka dan susah diakses. Nanti tim itu yang akan memperbaiki sistemnya,” pungkasnya. (arl/r3) 

Editor : Kimda Farida
#Hacker #pemkot