LombokPost-Pemkot Mataram terus berbenah mempercantik wajah Ibu Kota Bumi Gora.
Sejumlah taman kota akan dipermak. Terutama, beberapa taman kota yang sudah lama tidak direvitalisasi. Termasuk juga taman median jalan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan, beberapa taman sudah dikonsep. Menjadikan taman tropis.
”Yang akan kita revitalisasi adalah Taman Karang Jangkong, Seruni, Malomba, dan di Karang Genteng,” kata Denny.
Ada juga taman di Jalan Adi Sucipto, Ampenan atau Taman Sejeput yang bakal ditata. Kawasan tersebut perlu ditata karena kerap didatangi pengunjung.
”konsepnya sama menjadikan taman tropis,” jelasnya.
Taman Sejeput itu sudah lama tidak direvitalisasi sehingga terkesan tidak terawat.
”Itu jadi prioritas kami perbaiki tahun ini,” ungkapnya.
Letak taman tersebut sangat strategis. Ditambah lagi, berada di kawasan wisata Kota Tua Ampenan.
“Jadi, estetika taman itu juga perlu diperindah agar memberikan kesan positif bagi wisatawan,” ujarnya.
Kawasan tersebut akan ditanami bunga. Memberikan penglihatan yang lebih estetik. ”Salah satu yang akan kita tanami adalah Bonsai,” terangnya.
Bunga Bonsai memiliki nilai tinggi. Tidak terlalu ribet perawatannya. Terlihat lebih tropis.
”Tujuannya, agar taman kota dapat dinikmati masyarakat lebih nyaman dan menyejukkan,” ungkapnya.
Untuk memperbaiki taman tersebut, DLH Kota Mataram sudah menyiapkan anggaran. Bersumber dari APBD Perubahan tahun 2024. ”Total anggarannya Rp 1,5 miliar,” bebernya.
Meningkatkan kualitas taman di wilayah Mataram itu sangat bermanfaat. Mengingat, Warga Kota Mataram sebagian besar sibuk.
“Taman itu dapat digunakan untuk berteduh saat siang hari. Kondisi yang sejuk dan nyaman dapat menyegarkan pikiran pengunjung setelah beristirahat,” ucapnya.
Itu salah satu bentuk pelayanan yang diberikan Pemkot Mataram terhadap masyarakat. Sehingga, Mataram bisa menjadi kota yang nyaman untuk dikunjungi.
”Taman kota menjadi bagian penting dalam memberikan kepuasan pelayanan ke masyarakat,” pungkasnya. (arl/r3)
Editor : Kimda Farida