Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PUPR Mataram Fokus Perbaiki Jalan Menuju RTH Pagutan dan Rusunawa Bintaro

Galih Mega Putra S • Rabu, 24 Juli 2024 | 15:45 WIB
Lale Widiahning. (HARLI/LOMBOK POST)
Lale Widiahning. (HARLI/LOMBOK POST)

LombokPost-Dua perbaikan jalan jadi fokus Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram pada APBD Perubahan tahun ini.

Yakni, perbaikan jalan menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan dan jalan menuju ke Rumah Susun Sederhana (Rusunawa) Bintaro, Ampenan.

“Untuk perbaikan jalan itu, kita sudah siapkan Rp 2 miliar,” kata Kadis PUPR Kota Mataram Lale Widiahning.

Anggaran masing-masing dibagi dua. Untuk jalan RTH Pagutan Rp 1 miliar dan menuju ke Rusunawa Bintaro Rp 1 miliar.

”Jalan ini sudah lama tidak diperbaiki,” jelasnya.

Jalan menuju ke Rusunawa Bintaro itu akan langsung menggunakan jalan hotmix. Lebarnya lima meter dan panjangnya 800 meter.

”Kita tata jalannya untuk menunjang akses menuju Rusunawa. Sebagai bentuk dukungan dari Pemkot Mataram untuk menyukseskan program penyiapan Rusunawa dari Kementerian,” terangnya.

Pada rusunawa bakal dibangun tambahan satu twin block. Tujuannya untuk merelokasi nelayan yang masih tinggal di hunian sementara dan sempadan pantai.

“Mereka disediakan itu supaya tidak menjadi korban atau terdampak gelombang pasang,” ungkapnya.

Peningkatan kualitas jalan di RTH Pagutan yang awalnya menggunakan paving block, sudah banyak yang rusak. Panjangnya sekitar 800 meter dan lebar 4,5 meter.  

”Kawasan RTH Pagutan ini kini menjadi salah satu opsi masyarakat untuk bersantai,” terangnya.

Di kawasan tersebut juga akan banyak dibangun kedepannya. Sehingga untuk menunjang proses pembangunannya harus ada jalan hotmix yang disiapkan.

”Pengunjung juga bisa lebih nyaman berkunjung ke RTH Pagutan,” harap Lale.

Anggaran untuk peningkatan jalan tersebut sudah dibahas pada Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

”Sudah disetujui,” bebernya.

Setelah persetujuan itu, Dinas PUPR akan melakukan lelang. Agar pelaksanaan pekerjaan bisa lebih cepat. ”Jangan sampai dikerjakan saat akhir tahun,” tandasnya. (arl/r3) 

Editor : Kimda Farida
#Mataram #PUPR