Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Disdag Kota Mataram Ajukan Usulan Revitalisasi Total Pasar Cakra

Galih Mega Putra S • Kamis, 25 Juli 2024 | 18:30 WIB
DIUSULKAN DIRENOVASI: Seorang berjalan di depan Pasar Cakranegara, kemarin (24/7). Salah satu pasar induk di Kota Mataram ini diusulkan untuk direnovasi. (HARLI/LOMBOK POST)
DIUSULKAN DIRENOVASI: Seorang berjalan di depan Pasar Cakranegara, kemarin (24/7). Salah satu pasar induk di Kota Mataram ini diusulkan untuk direnovasi. (HARLI/LOMBOK POST)

LombokPost-Pasar Cakranegara diusulkan untuk direnovasi total.

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram sudah mengusulkan revitalisasi pasar tersebut ke Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).

”Metode pengusulannya tidak bisa sekarang langsung ke kementerian. Harus melalui Bappenas,” kata Kadisdag Kota Mataram Uun Pujianto, Rabu (24/7).

Dari proposal yang diusulkan tersebut, Pasar Cakra bakal dijadikan sebagai pusat grosir dan elektronik. Seperti Pasar Turi yang berada di Surabaya.

”Kita ini belum memiliki pasar khusus grosir,” terangnya.

Untuk revitalisasi tersebut butuh anggaran yang lebih besar. Jika menggunakan anggaran daerah tidak memungkinkan bisa digunakan. ”Kita membutuhkan dana Rp 15 miliar untuk revitalisasi pasar Cakra,” bebernya.

Anggaran daerah terbatas. Hanya cukup untuk memperbaiki atau menambah sarana dan prasarananya.

”Paling kita perbaiki yang rusak dan mana yang menjadi prioritas perbaikan pasar saja,” ujarnya.

Tahun ini, ada disiapkan anggaran Rp 200 juta untuk perbaikan di Pasar Cakranegara. Hanya perbaikan paving block yang rusak dan toiletnya.

”Kalau untuk perbaikan yang lainnya belum bisa kita lakukan, karena anggarannya terbatas,” bebernya.

Dari desain yang ada, rencananya lantai paling bawah pasar tersebut akan dijadikan sebagai basement parkir. Sebab, tempat parkir di pasar itu tidak terlalu representatif.

”Jadi, khusus pedagang nantinya di atas,” terang Uun.

Lalu bagaimana dengan para pedagang sembako? Mereka akan dipindahkan ke Pasar Panglima. Semua pedagang grosiran berada di lantai atas basement.

”Pedagang burung yang berada di Pasar Panglima akan dipindahkan ke Pasar Hewan, Selagalas,” terangnya.

Tujuannya, agar pedagang burung dan makanan burung berada di satu tempat. Tidak terpisah dengan pasar hewan.

”Pasar Hewan itu juga bisa tetap ramai setiap hari. Tidak hanya pada hari-hari tertentu saja,” harapnya.

Tetapi, untuk pemindahannya harus menunggu dulu persetujuan revitalisasi Pasar Cakranegara. Jika dipindahkan saat ini, tentu akan lebih banyak anggaran yang harus dikeluarkan.

”Kalau anggarannya sudah siap dan revitalisasi Pasar Cakranegara bisa dilakukan baru memungkinkan bisa dilakukan pemindahan,” ungkapnya. (arl/r3) 

Editor : Kimda Farida
#pasar #revitalisasi