LombokPost-MIM Foundation bersama mitra mendistribusikan bantuan kemanusiaan ke masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Pendistribusian bantuan diberikan kepada warga di tenda-tenda pengungsian dimulai pada hari Rabu-Sabtu (27-30/11).
Pendistribusian bantuan kemanusiaan MIM Foundation dirangkai dengan beberapa agenda kemanusiaan, seperti trauma healing, pelayanan kesehatan, dan penyaluran sembako.
Agenda trauma healing dilaksanakan pada hari Rabu (27/11) berlokasi di TKK Kartini Riang Kaha dan SDK Riang Kaha, Flores Timur. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan psikososial kepada anak-anak yang terdampak erupsi.
Hari Kamis (28/11) dilanjutkan dengan agenda pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang berada di Desa Riang Rita, Flores Timur.
Selain trauma healing untuk anak-anak, MIM Foundation juga menghadirkan bantuan medis untuk masyarakat yang terdampak erupsi.
Hari Jumat (29/11) MIM Foundation melanjutkan aksi kemanusiaannya dengan mendistribusikan sembako kepada masyarakat yang berada di tenda pengungsian Desa Pulolera, Konga, Flores Timur.
Penutup aksi kemanusiaan MIM Foundation akan mendistribusikan 10 tangki air bersih untuk masyarakat yang sedang krisis air bersih di tenda-tenda pengungsian.
“Kami sampaikan terima kasih kepada mitra yang sudah ikut andil dalam pendistribusian bantuan kemanusiaan, mulai dari Bank Dinar, BEM UNRAM, BEM Stikes Hamzar, BEM STKIP Hamzar, BEM STEI Hamzar, UKM ESC Hamzanwadi, HIMASEPTA UNRAM dan Komunitas Ashabul Ikhlas (ASIK),” kata Farid selaku ketua Program Kemanusiaan MIM Foundation.
Dia menambahkan, dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki harus menjadi perhatian masyarakat Indonesia.
MIM Foundation sebagai badan amil zakat tetap membuka donasi bantuan jika ada yang ingin membantu dan ikut andil dalam membantu saudara-saudari di NTT.
Donasi kemanusiaan untuk membantu saudara-saudari di NTT bisa melalui nomor Whatsapp careline di 087777-185-777. (ida/r3)
Editor : Kimda Farida