Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tim Kesehatan Dikerahkan Cek Kesehatan Warga Pesisir, Enam Titik Dinilai Rawan Penyakit Lingkungan

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 15 Desember 2024 | 15:30 WIB

 

dr H Emirald Isfihan
dr H Emirald Isfihan

LombokPost-Dinas Kesehatan Kota Mataram membentuk tim kesehatan dari puskemas.

Mereka setiap hari turun menyisir enam titik rawan penyakit lingkungan.

“Tim ini dari puskemas, mereka setiap hari turun mengecek kesehatan warga di enam titik antara lain Ampenan Tengah, Ampenan Selatan, Mapak, Bageq Kembar, Sekarbela, dan Bintaro,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Emirald Isfihan, Jumat (13/12).

Enam titik itu dinilai rawan muncul penyakit berbasis lingkungan.

Hal ini tidak lepas akibat bencana Hidrometeorologi dan letaknya yang berada di pesisir pantai.

“Banjir rob yang terjadi di titik-titik tersebut memicu genangan air yang dapat menjadi sumber penyakit,” terangnya.

Pengerahan tim ini diharapkan membantu dengan cepat masyarakat yang mengalami gejala penyakit lingkungan.

Mereka sudah turun dan akan terus menyisir dan mengecek kondisi warga sampai tanggal 1o Januari 2025.

Tim juga mengatensi keadaan warga yang mengungsi akibat cuaca buruk.

Mereka rentan mengalami penyakit kulit, batuk, demam, diare hingga saluran pernapasan.

“Tim juga ini kami siagakan untuk menangani potensi kecelakaan akibat cuaca buruk akibat Hidrometeorologi,” paparnya.

Belakangan ini laporan kecelakaan akibat cuaca buruk beberapa kali masuk.

“Ada yang sampai terima pohon,” tuturnya.

Berbagai macam potensi bencana hidrometeorologi ini diharapkan dapat diwaspadai masyarakat.

Antara lain dengan menyarankan warga berkendara dalam kondisi yang bugar.

“Jadi perlu untuk terus menjaga daya tahan tubuh,” tekannya.

Dokter Emir mengatakan cuaca dingin akibat musim hujan mengakibatkan sebagian masyarakat malas keluar dan bermalas-malasan di rumah.

Padahal, secara medis hal itu kurang bagus karena dapat menurunkan daya tahan tubuh.

“Jadi walaupun di rumah dan dalam keadaan dingin jangan lupa berolah raga,” sarannya.

Begitu juga penting memperhatikan asupan gizi dan nutrisi bagi tubuh.

“Jangan lupa minum juga, karena dingin biasanya membuat kita tidak sadar badan mengalami dehidrasi,” ucapnya.

Ancaman kesehatan lain yang perlu diwaspadai yakni serangan nyamuk demam berdarah. 

“Meski secara laporan kasus belum ada catatan peningkatan, namun kita wajib waspada,” pungkasnya. (zad/r3)

 

Editor : Kimda Farida
#pesisir #warga #mengecek #Kesehatan #Puskesmas #Mataram #Banjir #buruk #cuaca