PRESTASI membanggakan berhasil diukir seorang pemuda asal Karang Taliwang, Kota Mataram. Ahmad Moerad, cucu dari Haji Moerad dan Hajah Salmah -- pendiri Rumah Makan Ayam Bakar Taliwang -- terpilih sebagai juara tiga dalam lomba masak tingkat nasional. Disematkan Predikat Grand Chef 2024.
“Cooking Competition,” kata Ahmad Moerad, pada Lombok Post, Selasa (17/12).
Lomba ini berlangsung selama tiga bulan. Pesertanya datang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Dari Aceh sampai Papua,” terangnya.
Ahmad Moerad mengatakan, dalam babak penyisihan kompetisi itu ia terpilih tampil di final dari NTB. “Kompetisi ini seperti membawa nama besar daerah,” ungkapnya bangga.
Lomba ini berlangsung dalam dua tahap besar. Babak penyisihan dan final.
“Penyisihannya di daerah masing-masing dan finalnya di Jakarta,” ucapnya.
Lomba ini diadakan BUMN kenamaan dalam negeri yakni Pertamina. “Saya meraih juara ketiga setelah melalui proses lomba yang penuh tantangan dan panjang,” ucapnya.
Ia sukses meraih posisi prestisius itu setelah menyajikan tiga menu pamungkas. “Ayam Bakar Taliwang, Pelecing Kangkung, dan Beberoq,” ucapnya.
Tiga menu ini sukses memukau dewan juri. Membuat mereka kagum dengan cita rasa nikmat yang datang dari pulau Lombok.
Peserta lomba ini diikuti chef-chef profesional. Ada beberapa di antaranya pernah tampil dalam lomba MasterChef Indonesia.
“Iya ada pesertanya juga yang ternyata pernah berkompetisi dalam lomba MasterChef (Reality show terpopuler, Red), seperti yang saya lihat Theo MasterChef (Indonesia sesion 11),” ucapnya.
Atas pencapaian istimewa itu, Ahmad Moerad berhak disematkan pin Grand Chef 2024. “Ini sebuah pencapaian terbaik selama karir saya di dunia chef,” ucapnya bersyukur.
Ahmad Moerad juga berhak mendapatkan Bright Gas -- produk gas non subsidi -- gratis selama setahun dari Pertamina. “Selain itu piagam penghargaan, uang tunai, dan gas selama satu tahun penuh,” imbuhnya.
Namun ia menegaskan, pencapaian dan apresiasi sesungguhnya adalah ketika juri kagum pada tiga menu masakan yang merupakan ciri khas pulau Lombok. Baginya ini kontribusi yang bisa diberikannya sebagai putra daerah karena dapat menyajikan tiga menu ‘warisan leluhur’ itu dengan baik.
Ia bahagia karena bisa membuat mata nasional bahkan dunia semakin mengagumi Lombok. “Selain kita punya alam yang indah dan cantik, kita punya kuliner yang menggugah selera. Lengkap sudah Kota Mataram secara khsusus dan Lombok pada umunya adalah surga di dunia,” ucapnya.
Prestasi yang ditorehkan Ahmad Moerad ini membuat Lurah Karang Taliwang Lalu Halit Wahyu Jati ikut berbangga. “Kami mengapresiasi potensi anak kreatif yang berasal Karang Taliwang,” ucapnya.
Ia berharap akan muncul Moerad-Morad lainnya yang semakin membuat Karang Taliwang dikagumi karena prestasi. “Baik di kancah nasional atau internasional,” harapnya.
Pemerintah kelurahan memberikan support untuk membuat anak muda mengembangkan prestasi. “Peran yang dapat kami berikan antara lain, menjembatani anak-anak berprestasi kita dengan OPD teknis yang dapat mensupport minat dan bakat mereka,” paparnya.
Dalam konteks Ahmad Moerad, remaja itu adalah role model bagi pemuda lainnya untuk mengembangkan minat dan bakatnya ke panggung kompetisi yang lebih tinggi. Tidak melulu di bidang memasak, menurut Halit, anak muda di Karang Taliwang punya taleta di bidang seni, budaya, kreativitas, sains, dan lain sebagainya.
“Ahmad Moerad hanya salah satu contoh saja. Anak milenial yang mampu membanggakan kampung halamannya. Semakin banyak remaja sepertinya semakin harum Kota Mataram,” pungkasnya. (LALU MOHAMMAD ZAENUDIN/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post