LombokPost-Angin kencang terjadi dalam dua hari terakhir. Sebanyak tiga rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Irwan Rahadi mengatakan, kerusakan rumah warga masuk dalam kategori ringan.
“Kategorinya kerusakan ringan,” katanya, Minggu (9/2).
Kerusakan antara lain dilaporkan atap yang terangkat oleh angin. Sedangkan lainnya lagi tertimpa dahan pohon.
“Dua rumah rusak di kelurahan Babakan, dan satu berugaq tertimpa pohon tumbang di Pejeruk,” jelasnya.
Sampai dengan berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat angin kencang. Pihak BPBD selain melakukan patroli ke semua kawasan juga membuka hotline laporan dari warga.
“Kita mengimbau pada masyarakat untuk tenang namun tetap waspada. Mengurangi kegiatan di jalan bila tidak terlalu mendesak,” sarannya.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi ZAM Anggi Dewita dalam rilisnya, menyampaikan dampak dari angin kencang. Khususnya bagi pengguna transportasi laut, diminta mewaspadai ketinggian gelombang di selat Lombok bagian selatan.
“Waspada ketinggian gelombang laut di atas 2 meter atau lebih,” ucapnya.
Warga di pesisir Ampenan dan Sekarbela, khususnya yang berhadapan langsung dengan Selat Lombok diminta waspada. “Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tekannya. (zad/r7)
Editor : Redaksi Lombok Post