LombokPost-Program bantuan sosial (bansos) di Kota Mataram dipastikan tidak berkurang akibat efisiensi anggaran pemerintah pusat.
"Bansos tidak ada pengurangan sama sekali terkait dengan efisiensi anggaran," kata Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Lalu Syamsul Adnan.
Syamsul menjelaskan anggaran untuk bansos, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), tetap aman dan akan disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kalau komponennya masih sama, dia akan menerima dengan jumlah yang sama," terangnya.
Ia menambahkan, meskipun ada efisiensi anggaran di Dinas Sosial Kota Mataram, hal tersebut tidak akan mengganggu penyaluran bansos.
Efisiensi dilakukan pada pos anggaran seperti perjalanan dinas luar dan dalam daerah serta alat tulis kantor (ATK).
"Kegiatannya tetap berjalan tapi penggunaan kertasnya dikurangi," ujarnya.
Mengenai program atau kegiatan di Dinsos yang dibatalkan akibat kebijakan itu, disebutnya tidak ada. Karena Dinsos menangani perlindungan dan jaminan sosial, sehingga yang darurat tidak terlalu banyak dan bersifat administrasi saja.
Meski begitu, tak dipungkiri ada kekhawatiran efisiensi ini berdampak pada gaji operasional Dinsos.
Sebab, gaji pegawai satgas dan honorer mencapai Rp 5 miliar.
"Belum kita tahu kalau itu, semoga tidak ya," ucapnya.
Saat ini, terdapat 22.179 penerima PKH di Kota Mataram per tahun 2024.
Mereka menerima bantuan tunai dengan besaran bervariasi antara Rp 600 ribu hingga Rp 1 jutaan, tergantung pada komponen keluarga penerima.
Pengurangan mungkin terjadi jika ada komponen keluarga yang tidak lagi memenuhi syarat, seperti anak yang sudah lulus kuliah atau sekolah.
Namun, secara umum, penerima PKH akan tetap menerima bantuan sesuai jumlah yang seharusnya.
"Kita lakukan penyesuaian," sebutnya.
Tahun ini, Dinas Sosial Kota Mataram telah mengusulkan penambahan sekitar 50 hingga 60 kepala keluarga (KK) sebagai penerima PKH.
Usulan ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Sosial. Selain itu, ada pengurangan penerima bansos yang masuk dalam kategori Pena sebanyak 32 KK.
"Belum ada keputusan apakah akan disetujui atau tidak," sebutnya.
Syamsul menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen menyalurkan bansos kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Kami akan terus berupaya untuk memastikan bahwa bansos sampai kepada yang berhak," tandasnya. (chi/r7)
Editor : Kimda Farida