LombokPost-Sebuah inisiatif unik digulirkan Wali Kota Mataram Mohan Roliskana. Orang nomor satu di Kota Mataram ini mengimbau seluruh elemen di Kota Mataram untuk memperdengarkan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak, setiap hari pada pukul 10.00 WITA. Imbauan ini ditujukan kepada seluruh dinas dan unit kerja Pemerintah Kota Mataram.
“Tujuannya sangat jelas, yaitu untuk terus memupuk rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan yang mungkin mulai terkikis oleh arus globalisasi,” kata Mohan.
Hal itu disampaikan saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional pada 17 April lalu. Imbauan yang sama juga ditujukan kepada sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP. Langkah ini dipandang sebagai upaya konkret dalam memelihara serta memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, khususnya di kalangan generasi muda.
Ia menambahkan, sosialisasi terkait imbauan ini telah dilakukan, menyasar para pemimpin institusi pendidikan seperti kepala sekolah, K3S, dan MKKS. Diharapkan, para pemangku kepentingan di dunia pendidikan dapat menjadi garda terdepan dalam penerapan imbauan tersebut di lingkungan sekolah masing-masing.
Lebih dari sekadar menanamkan nilai kebangsaan, Mohan menilai inisiatif ini sebagai sarana pembentukan karakter dan kedisiplinan sejak usia dini.
“Saya melihat ini sebagai salah satu metode sederhana namun efektif untuk melatih kedisiplinan. Bayangkan, ketika anak-anak sedang bermain dan mendengar alunan lagu Indonesia Raya, mereka secara otomatis akan berdiri tegak. Ini adalah fondasi penting dalam membangun karakter yang kuat,” jelasnya.
Wali kota juga berencana memperluas implementasi imbauan tersebut ke ruang publik yang lebih luas, seperti pasar tradisional saat ramainya aktivitas jual beli, pusat-pusat perbelanjaan, hingga entitas swasta di Kota Mataram.
“Jika imbauan ini dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik di instansi pemerintah dan sekolah, bukan tidak mungkin kita akan memperluasnya ke sektor swasta. Tentu dengan pendekatan yang persuasif dan tanpa paksaan,” terangnya.
Sebagai bentuk komitmen, Sekretariat Kantor Wali Kota Mataram juga akan secara rutin memperdengarkan lagu Indonesia Raya melalui pengeras suara. Langkah ini diharapkan memberi dampak langsung kepada para pegawai, tamu, dan masyarakat yang sedang menerima pelayanan, sehingga tercipta suasana penghormatan terhadap simbol negara.
Mohan menegaskan bahwa imbauan ini murni inisiatif pribadi tanpa arahan dari pihak tertentu. Ia juga menekankan bahwa imbauan ini bersifat sukarela dan tidak disertai sanksi bagi yang tidak melaksanakannya.
“Tidak ada salahnya berdiri lima menit sekadar untuk menghormati lagu Indonesia Raya. Saya tidak mengharapkan mereka begitu, tapi saya harap apa yang saya katakan ini mereka patuhi,” tegasnya. (chi/r7)
Editor : Prihadi Zoldic