Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gerakan Tanam Cabai Serentak yang Digagas PKK Kota Mataram Hasilkan Puluhan Ton

Rosmayanthi • Jumat, 12 September 2025 | 14:22 WIB

TP PKK Kota Mataram melakukan Panen Cabai Serentak sebagai hasil nyata dari Gerakan Tanam Cabai Serentak, Jumat (12/9) pagi,
TP PKK Kota Mataram melakukan Panen Cabai Serentak sebagai hasil nyata dari Gerakan Tanam Cabai Serentak, Jumat (12/9) pagi,
LombokPost - Gerakan serentak tanam cabai di lingkungan rumah dan sekolah memiliki dampak positif yang luas, mulai dari aspek ekonomi hingga pendidikan. Gerakan ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan keluarga dan masyarakat secara mandiri.

TP PKK Kota Mataram cukup lihat melihat peluang ini dan segera melaksanakan program gerakan menanam cabai sejak 16 Juni 2025 lalu.

Kini, gerakan menanam cabai secara serentak yang digagas TP PKk Kota Mataram akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa.

Jumat (12/9) pagi, TP PKK Kota Mataram melakukan Panen Cabai Serentak sebagai hasil nyata dari Gerakan Tanam Cabai Serentak.

Secara simbolis Panen Cabai Serentak dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Mataram Hj. Kinnastri Mohan Roliskana yang dilaksanakan di SMPN Mataram Jumat (12/9).

Dalam sambutannya, Kikin, sapaan Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, menyebut kegiatan Panen cabai Serentak merupakan sebuah gerakan kecil (menanam cabai di pekarangan rumah, di halaman sekolah, maupun di lahan KWT) namun dapat membawa manfaat besar. 

Kikin menyebut gerakan menanam cabai bukan hanya tentang bercocok tanam, tapi membawa dampak bagi kepentingan ya g jauh lebih besar.

Misalnya, menciptakan kemandirian pangan rumah tangga, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga cabai yang sering terjadi. Lalu bermanfaat pada pemberdayaan masyarakat, khususnya peran KWT yang ada di lingkungan-lingkungan.

Selain itu memberi pendidikan karakter bagi anak-anak sekolah, agar sejak dini mereka mencintai lingkungan dan memiliki keterampilan dasar bercocok tanam, serta pengalaman menanam pohon yang akan menjadi salah satu pengalaman dan kenangan baik untuk anak-anak.

Dan terakhir penguatan gotong royong, karena gerakan ini melibatkan semua unsur masyarakat: dari rumah tangga, sekolah, hingga lingkungan sekitar.

Kikin juga mengungkapkan, dalam panen serentak pada hari ini, menghasilkan jumlah hasil panen yang luar biasa.

Dari lingkungan sekolah saja, terdapat 21.083 pohon yang ditanam dengan prediksi panen menghasilkan 5.200 kg.

Dari OPD dengan pohon cabai sebanyak 3.580 hidup dan tidak berkembang/ mati 176 pohon dengan prediksi panen 500 kg, sedangkan dari Tanaman cabai di KWT, lingkungan, dan masyarakat 61.000 bibit cabai diperkirakan produksi 15.000 kg cabai.

Adapun sekolah SMPN 15 Mataram menjadi lokasi untuk Panen serentak pada hari ini dikarenakan telah melaksanakan 2 kali panen sejak penanaman serentak dengan hasil 4 kg dan 3 kg. 

"Panen cabai hari ini menunjukkan bahwa jika kita bergerak bersama, hasilnya bisa dinikmati bersama. Cabai yang kita panen bukan hanya bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga atau dapur sehari-hari ibu-ibu, melainkan juga dapat menjadi tambahan penghasilan jika dikelola dengan baik," ucap Kikin.

Itu sebabnya, Kikin akan terus mengajak Ibu-ibu, para kader dan seluruh lapisan masyarakat untuk tetap berocok tanam. 

"Saya berharap gerakan ini tidak berhenti sampai di sini. Mari kita kembangkan menjadi budaya menanam di setiap rumah tangga. Tidak hanya cabai, tetapi juga sayur-sayuran, tanaman obat, dan komoditas lain yang bermanfaat. Dengan begitu, kita tidak hanya menciptakan kemandirian pangan, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan bersama," ajak Kikin.

Di akhir pidatonya, Kikin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik jajaran OPD, masyarakat, sekolah-sekolah, anak-anak, hingga KWT yang selalu menjadi garda terdepan dalam gerakan ini. 

Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, menyebut kegiatan Panen cabai Serentak merupakan sebuah gerakan kecil namun dapat membawa manfaat besar.
Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, menyebut kegiatan Panen cabai Serentak merupakan sebuah gerakan kecil namun dapat membawa manfaat besar.

"Semoga usaha kita menjadi amal jariyah, membawa manfaat, dan terus berkelanjutan," harap Kikin.

Berikut rincian jumlah pohon cabai saat ditanam dan hasil cabai saat dipanen:

Data Awal Tanam (16 Juni):

Data setelah hampir 3 bulan Tanam (12 Agustus):

 

 

 

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#kota #Cabai #panen #PKK #Mataram #Kikin #serentak