LombokPost – Program MELATIKU (Melahirkan Dapat Tiga Dokumen) dari Dinas Dukcapil Kota Mataram disambut antusias oleh masyarakat. Layanan ini mempermudah ibu-ibu memperoleh Akta Kelahiran, KK, dan KIA langsung dari rumah sakit tanpa harus mengurus manual ke kantor Dukcapil.
“Saya melahirkan di RSUD Kota Mataram. Semua berkas langsung diurus oleh rumah sakit,” kata Fitri (27), warga Pagesangan, Senin (13/10).
Menurut Fitri, pelayanan yang cepat membuatnya tak perlu mengantre atau bolak-balik ke kantor. “Pas pulang, akta lahir dan kartu anak sudah jadi. Ini sangat membantu, apalagi bagi ibu baru seperti saya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Nurul Aini (32), warga Monjok. “Saya tidak perlu bolak-balik ke Dukcapil. Semua sudah diurus dari rumah sakit, tinggal terima dokumen,” katanya.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram, Dr. H. Mansur, mengatakan respons positif masyarakat menunjukkan program ini tepat sasaran. “Semakin banyak warga merasa puas, semakin harum pula nama Pemerintah Kota Mataram,” ujarnya.
Ia menjelaskan, capaian program MELATIKU terus meningkat dengan 1.493 akta kelahiran yang telah diterbitkan sepanjang 2025. “Capaian tertinggi pada Mei dengan 205 akta,” ungkapnya.
Selain efisiensi waktu, program ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencatatan sipil sejak dini. “Hak identitas anak bisa langsung terpenuhi tanpa menunggu lama,” jelasnya.
Dukcapil Mataram juga tengah menyiapkan sistem integrasi digital agar pelaporan dari rumah sakit dan puskesmas lebih cepat dan aman. “Koordinasi digital akan membuat proses makin efisien,” tambah Mansur.
Dengan dukungan masyarakat dan tenaga kesehatan, MELATIKU menjadi simbol kolaborasi pelayanan publik yang hadir di momen paling berharga bagi warga—kelahiran buah hati mereka.
“Layanan ini sederhana, cepat, dan membahagiakan,” tutupnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin