LombokPost – Dua destinasi wisata favorit warga Mataram, Pantai Ampenan dan Taman Loang Baloq, kembali jadi sorotan tim lapangan Dinas Pariwisata.
Sejak pagi, puluhan anggota Satuan Tugas (Satgas) Pariwisata tampak bergerak di dua titik itu, menyapu, memungut sampah plastik.
Hingga memangkas rumput yang menjulur ke area jalan setapak.
“Kami rutin turun, tapi kali ini fokus pada kebersihan dan kerapian dua lokasi yang ramai dikunjungi warga,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra, Selasa (4/11).
Mereka memeriksa kondisi fasilitas publik satu per satu. Tempat duduk, papan informasi, hingga toilet umum tak luput dari pantauan. Beberapa berugaq tampak mulai lapuk, sebagian bak sampah sudah penuh.
Pantai Ampenan dan Taman Loang Baloq selama ini dikenal sebagai dua ikon wisata publik yang mencerminkan wajah ibu kota. Karena itu, setiap perubahan kecil di dua tempat itu cepat terlihat.Baca Juga: MA Nurul Jannah Bersihkan Pantai Ampenan, Galakkan Program Clean Up
Menurut Cahya, kegiatan seperti ini bagian dari tanggung jawab pemerintah menjaga ruang publik tetap layak dinikmati.
“Kalau kotor, rusak, atau tidak tertata, yang pertama malu itu kita sebagai warga kota,” ujarnya.
Ia menambahkan, Satgas Pariwisata tak hanya bertugas membersihkan, tetapi juga mendata kondisi lapangan.
Hasil monitoring akan menjadi dasar perbaikan dari fasilitas rusak hingga kebutuhan tambahan penerangan malam.
Beberapa pengunjung yang sedang bersantai di tepi pantai ikut menyaksikan aktivitas pembersihan. Cahya mengakui, menjaga kebersihan destinasi wisata tidak bisa hanya mengandalkan petugas.
Ia berharap kesadaran pengunjung ikut tumbuh. “Kalau masyarakat dan pelaku wisata ikut menjaga, kerja kita jauh lebih ringan,” katanya.
Pemantauan lapangan seperti ini disebut akan terus dilakukan secara bergilir di seluruh kawasan wisata kota, termasuk destinasi berbasis masyarakat. “Wisata itu bukan hanya soal pemandangan tapi juga bagaimana kita merawatnya,” tutupnya. (zad/r9)
Editor : Pujo Nugroho