Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana Sabet Anugerah Kebudayaan PWI 2026, Singkirkan Puluhan Kepala Daerah!

Marthadi • Jumat, 9 Januari 2026 | 23:15 WIB

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana (kiri) mempresentasikan
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana (kiri) mempresentasikan
LombokPost — Kota Mataram kembali mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat di kancah nasional.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana resmi ditetapkan sebagai penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Tahun 2026.

Kepastian ini diraih setelah Mohan memukau dewan juri melalui presentasi bertajuk "Gerbang Sangkareang" di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (9/1).

Mohan berhasil menyisihkan puluhan kandidat dan terpilih sebagai salah satu dari 10 kepala daerah terbaik di Indonesia yang konsisten merawat tradisi di tengah arus modernisasi.

Baca Juga: Gus Yaqut Tersangka Korupsi Haji: Rumah Mewahnya Dijaga Ketat, Kafe Miliknya Tiba-tiba Tutup Rapat!

"Gerbang Sangkareang": Simbol Padi yang Mendunia

Dalam paparannya, Mohan menjelaskan bahwa "Gerbang Sangkareang" bukan sekadar bangunan fisik atau trademark semata. Ikon yang diresmikan pada 2022 ini merupakan transformasi lumbung padi suku Sasak yang melambangkan kemakmuran, rasa syukur, dan semangat gotong royong.

"Gerbang Sangkareang ini lahir dari karakter ruang dan sejarah sosial masyarakat di Kota Mataram. Inspirasinya berasal dari lumbung padi masyarakat suku Sasak," jelas Mohan di hadapan juri.

Hebatnya, filosofi ini merambat hingga ke ekosistem ekonomi kreatif. Salah satu produk turunannya, Batik Mentaram, kini telah menembus panggung internasional di Melbourne, Australia.

Bahkan, aksesori bros yang dikenakan Wali Kota saat presentasi merupakan hasil kerajinan tangan lokal yang terinspirasi dari motif Sangkareang.

Baca Juga: Pemprov NTB Ungkap Alasan dr. Jack Layak Nakhodai Bapenda

Penjurian Profesional, Tanpa Mahar!

Ketua Dewan Juri Yusuf Susilo Hartono menegaskan bahwa proses seleksi berlangsung sangat ketat dan profesional selama dua bulan terakhir. Ia menepis isu adanya "biaya" di balik pemberian penghargaan ini.

"Tidak ada sama sekali (biaya). Proses penjurian tetap berlangsung profesional," tegas Yusuf.

Ia menambahkan bahwa ke-10 nominator, termasuk Wali Kota Mataram, menunjukkan kualitas kepemimpinan yang luar biasa. Penilaian meliputi kualitas proposal, regulasi daerah tentang kebudayaan (Perda), hingga dampak nyata terhadap UMKM dan lapangan kerja.

Puncak Penghargaan di Banten

Mohan Roliskana akan menerima penghargaan bergengsi ini langsung dari PWI Pusat pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Banten pada 9 Februari 2026 mendatang.

Selain Wali Kota Mataram, penghargaan ini juga diberikan kepada sejumlah kepala daerah lain seperti Wali Kota Malang, Wali Kota Samarinda, hingga Bupati Blora. Keberhasilan Mohan ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang adaptif dan menghargai akar budaya mampu membawa dampak ekonomi riil bagi masyarakat kota.

Editor : Marthadi
#Gerbang Sangkareang #Anugerah Kebudayaan PWI 2026 #Wali Kota Mataram #Batik Mentaram #Mohan Roliskana