LombokPost — Aksi bersih Pantai Tanjung Karang dalam rangka peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra Kota Mataram berlangsung dengan antusiasme tinggi. Ketua Panitia HUT ke-18 Gerindra Kota Mataram Herman, menyebut jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut mendekati seribu orang.
“Hari ini yang turun hampir seribuan orang. Seluruh kader, pengurus, dan simpatisan Gerindra se-Kota Mataram. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan kita lihat sendiri di lapangan sudah ratusan karung sampah yang berhasil dikumpulkan,” ujar Herman, Jumat (6/2/2026).
Ia menegaskan, besarnya volume sampah yang terkumpul menunjukkan persoalan kebersihan pantai harus menjadi perhatian serius semua pihak, terutama pemerintah daerah, agar ada solusi permanen dalam penanganan sampah di kawasan pesisir.
“Pantai Tanjung Karang ini punya sejarah panjang. Ini ikon pariwisata Kota Mataram. Di era 80–90-an, siapa yang tidak mengenal Tanjung Karang? Ini adalah awal dari pariwisata pantai di Kota Mataram,” katanya.
Menurut Herman, kondisi kebersihan pantai saat ini cukup memprihatinkan, padahal Kota Mataram hanya memiliki sekitar sembilan kilometer garis pantai yang seharusnya bisa dikelola secara optimal sebagai kawasan wisata.
“Kita punya potensi pariwisata besar. Di dokumen perencanaan daerah, baik RPJPD maupun RPJMD, Kota Mataram sudah ditetapkan sebagai kota pariwisata. Akan ironis kalau objek wisata andalan seperti pantai justru kita biarkan kotor dan dipenuhi sampah,” tegasnya.
Ia menyebut, aksi bersih pantai ini menjadi salah satu cara Partai Gerindra untuk menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.
“Kami ingin mengajak masyarakat, ayo sama-sama peduli terhadap kebersihan pantai kita. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama,” ujarnya.
Herman juga menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia terkait gerakan lingkungan asri, termasuk perhatian khusus terhadap kebersihan pantai di seluruh Indonesia.
“Ini bagian dari aksi nyata menindaklanjuti arahan Bapak Presiden tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan asri,” katanya.
Selain aksi bersih pantai, rangkaian peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra Kota Mataram juga diisi dengan kegiatan bakti sosial dan doa bersama.
“Nanti sore pukul 16.00 Wita di Kantor DPC Gerindra Kota Mataram, kita akan melaksanakan bakti sosial sekaligus doa bersama,” ungkap Herman.
Pada kegiatan bakti sosial tersebut, Partai Gerindra Kota Mataram akan memberikan paket sembako kepada sekitar 325 petugas operator sampah se-Kota Mataram sebagai bentuk apresiasi.
“Ini bentuk penghargaan kami kepada para petugas kebersihan, para pahlawan kota yang setiap hari bekerja menjaga lingkungan kita tetap bersih,” pungkasnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin