Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jangan Risau! Mesin KIR Dishub Mataram Sudah Dikalibrasi, Hasil Uji Dijamin Akurat

Lalu Mohammad Zaenudin • Jumat, 24 April 2026 | 09:21 WIB
TINGKATKAN AKURASI: Alat KIR milik UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor milik Dinas Perhubungan Kota Mataram tengah dilakukan kalibrasi.
TINGKATKAN AKURASI: Alat KIR milik UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor milik Dinas Perhubungan Kota Mataram tengah dilakukan kalibrasi.

 

LombokPost — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram kembali melakukan kalibrasi rutin terhadap seluruh peralatan uji kendaraan bermotor (KIR). Langkah ini dilakukan untuk memastikan akurasi hasil pengujian sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap layanan pengujian kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram Zulkarwin, menegaskan kalibrasi merupakan prosedur wajib yang dilakukan secara berkala, bukan kegiatan insidental. “Kalibrasi ini rutin dilakukan setiap tahun. Tujuannya memastikan alat uji tetap akurat dan tidak mengalami penyimpangan hasil pengukuran,” ujarnya, Kamis (23/4)

Menurutnya, keakuratan alat menjadi kunci utama dalam proses uji KIR. Sebab, hasil pengujian akan menentukan kelayakan kendaraan beroperasi di jalan.

“Kalau alat tidak akurat, bisa saja kendaraan yang sebenarnya layak dinyatakan tidak lulus, atau sebaliknya. Itu yang harus kita hindari,” katanya.

Kalibrasi tersebut dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTB, di bawah Kementerian Perhubungan. Prosesnya berlangsung singkat dan tidak mengganggu layanan secara signifikan.

“Prosesnya hanya sekitar dua hari. Setelah itu alat bisa langsung digunakan kembali,” jelasnya.

Zulkarwin memastikan seluruh peralatan uji yang dikalibrasi dinyatakan memenuhi standar dan lulus pengujian. Dengan demikian, pelayanan uji KIR tetap berjalan dengan jaminan kualitas pengukuran yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga menegaskan kalibrasi ini berbeda dengan penilaian akreditasi unit uji KIR. Meski sebelumnya Mataram telah meraih akreditasi, kalibrasi tetap harus dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan standar teknis.

“Ini bukan soal akreditasi. Kalibrasi itu kewajiban teknis supaya alat tetap sesuai standar,” tegasnya.

Baca Juga: Target 300 Ribu Wisatawan di Tengah Krisis Avtur, Dispar Mataram Hidupkan "Friday Relax" di Udayana


Ia berharap, dengan kalibrasi rutin ini, masyarakat—khususnya para pemilik kendaraan angkutan—dapat memperoleh hasil uji yang objektif, akurat, dan bebas dari keraguan. “Yang kita jaga itu kepercayaan. Kalau alatnya akurat, maka hasilnya juga bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (zad/r9)

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kota Mataram #kalibrasi alat KIR #kelaikan kendaraan