Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Nasib 30 Tahun Kerja Sama di Ujung Tanduk? PT PCF Mulai Atur Strategi Selamatkan Mataram Mall

Lalu Mohammad Zaenudin • Sabtu, 9 Mei 2026 | 14:05 WIB
TEPATI KEWAJIBAN: Suasana lantai dasar Mataram Mall, beberapa waktu lalu.
TEPATI KEWAJIBAN: Suasana lantai dasar Mataram Mall, beberapa waktu lalu.

 


LombokPost
- Manajemen PT Pacific Cilinaya Fantacy (PCF) mulai melakukan konsolidasi internal secara serius menyusul dinamika pembahasan kontrak pengelolaan kawasan Mataram Mall dengan Pemerintah Kota Mataram.

 

Pihak pengelola pusat perbelanjaan tertua di NTB tersebut menegaskan tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh kewajiban sesuai kesepakatan kerja sama yang telah ditandatangani bersama pemerintah daerah.

 

General Manager Mataram Mall, Teddy Saputra, mengatakan saat ini jajaran manajemen tengah melakukan pembahasan intensif untuk merumuskan langkah terbaik ke depan.

 

“Untuk saat ini kami sedang berdiskusi secara intens dengan semua tim untuk mencari formula dan solusi yang terbaik,” ujarnya, Jumat (8/5).

 

Menurut Teddy, konsolidasi internal tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan perusahaan menjaga hubungan profesional yang selama ini telah terjalin dengan Pemkot Mataram.



Baca Juga: Sering Keluhkan Lampu Mati? Dishub Mataram Akhirnya Fokus Garap Tiga Ruas Jalan Utama Ini

Ia menegaskan PT PCF memiliki komitmen kuat untuk tetap bertanggung jawab terhadap seluruh kewajiban yang telah menjadi bagian dari kerja sama pengelolaan kawasan Cilinaya.

 

“Tentunya kami akan sangat berkomitmen menyelesaikan kewajiban-kewajiban kami yang sudah disepakati dan ditandatangani bersama,” katanya.

 

Teddy menyebut hubungan antara PT PCF dan Pemkot Mataram selama ini telah berjalan cukup panjang dan menjadi bagian penting dalam perkembangan ekonomi kawasan pusat kota.

 

“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang sudah berjalan sangat baik antara PT PCF dengan Pemkot selama ini,” ujarnya.

 

Selama sekitar 30 tahun mengelola kawasan Mataram Mall, PT PCF disebut telah menjadi bagian dari denyut aktivitas ekonomi masyarakat Kota Mataram, termasuk pelaku usaha kecil dan UMKM yang menggantungkan aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.



Baca Juga: Gerakan ASRI, Perkim Mataram Fokus Benahi Taman dan Wajah Kota

Karena itu, pihak pengelola berharap polemik yang berkembang saat ini dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan solusi bersama.

 

“Tujuannya agar kerja sama ini memberikan manfaat besar buat kita semua, baik pemerintah maupun pengelola,” katanya.

 

Ia optimistis dengan dukungan seluruh pihak, hubungan kerja sama antara PT PCF dan Pemkot Mataram tetap dapat berjalan lebih baik ke depan.

 

“Dengan adanya dukungan semua pihak, kami meyakini kerja sama ini ke depannya bisa jauh lebih baik dan memberi dampak positif terhadap perekonomian, khususnya UMKM di Kota Mataram,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Mohan Roliskana menegaskan pengelolaan Mataram Mall ke depan akan dirancang lebih tegas dan transparan, terutama terkait batas waktu kerja sama dan kewajiban royalti terhadap daerah.



Baca Juga: Tarif Air PDAM Jadi Biang Kerok Inflasi di Kota Mataram

Pemkot Mataram bahkan membuka kemungkinan melakukan beauty contest untuk mencari pengelola baru apabila kerja sama dengan PT PCF tidak berlanjut.

 

“Selesai atau tidak selesai, diperpanjang atau tidak diperpanjang, kewajiban mereka terhadap daerah tetap harus dibayarkan,” tegas Mohan.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kota Mataram #royalti #mataram mall #kontrak