Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sabet Atensi Turis, Duel Pepadu Sekarwangi vs Macan Kawangan Pecahkan Arena Loang Baloq!

Lalu Mohammad Zaenudin • Selasa, 26 Mei 2026 | 21:25 WIB
Aksi memukau dari para pepadu Peresean di Colosseum Loang Baloq yang mempertemukan dua paguyuban dari Kota Mataram yakni Sekarwangi Punia dan Macan Kawangan dari Lombok Barat. (DOK. DISPAR)
Aksi memukau dari para pepadu Peresean di Colosseum Loang Baloq yang mempertemukan dua paguyuban dari Kota Mataram yakni Sekarwangi Punia dan Macan Kawangan dari Lombok Barat. (DOK. DISPAR)

 

LombokPost – Dinas Pariwisata Kota Mataram kembali menggelar Peresean Volume 10 di kawasan Colosseum Loang Baloq, Minggu (17/5). Memasuki gelaran kesepuluh, event budaya tersebut semakin diarahkan sebagai ruang pelestarian adat dan tradisi lintas generasi sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kota Mataram sebagai jantung Pulau Lombok.

Dua paguyuban pepadu, yakni Sekarwangi Punia Mataram dan Macan Kawangan Lombok Barat, tampil memeriahkan arena peresean yang dipadati masyarakat sejak sore hari. Suara rotan, tabuhan musik tradisional, hingga sorak penonton menghadirkan atmosfer budaya yang hidup di kawasan wisata pesisir tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra mengatakan, pelaksanaan volume ke-10 menjadi penanda peresean mulai tumbuh sebagai agenda budaya rutin. Mampu mempertemukan masyarakat, komunitas adat, pelaku ekonomi kreatif, hingga generasi muda dalam satu ruang kebudayaan terbuka.

“Peresean ini bagian dari identitas budaya Sasak yang harus terus dijaga dan diwariskan lintas generasi. Karena itu kami ingin kegiatan ini terus hidup dan menjadi ruang bersama bagi masyarakat,” ujarnya, Minggu (17/5).

Menurut Cahya, penguatan event budaya seperti peresean menjadi penting dalam membangun citra Kota Mataram sebagai kota wisata berbasis budaya. Terlebih Loang Baloq selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan wisata strategis yang menjadi wajah pariwisata kota.

Ia menjelaskan, wisatawan saat ini tidak hanya mencari destinasi, tetapi juga pengalaman budaya yang khas dan autentik. Karena itu, Dispar terus mendorong hadirnya event-event budaya yang memiliki keterikatan kuat dengan tradisi lokal masyarakat Lombok.

“Budaya adalah kekuatan utama pariwisata kita. Ketika tradisi tetap hidup dan mampu dinikmati lintas generasi, maka itu akan menjadi daya tarik yang tidak dimiliki daerah lain,” katanya.

Pelaksanaan Peresean Volume 10 juga dikemas lebih terbuka dan atraktif agar mampu menarik minat generasi muda untuk lebih dekat dengan budaya daerahnya sendiri. Arena Colosseum Loang Baloq disiapkan menjadi ruang pertunjukan budaya rakyat yang rutin hidup setiap bulan.

Menurut Cahya, pendekatan tersebut penting agar budaya tidak hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi tetap relevan dengan kehidupan masyarakat hari ini. “Kami ingin anak-anak muda tetap merasa dekat dengan budaya lokalnya. Jadi kemasannya dibuat lebih hidup, terbuka, dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujarnya.

 

Baca Juga: Nekat Pakai Fake GPS? BKPSDM Mataram Kunci Ruang Gerak ASN Nakal!

Selain memperkuat pelestarian budaya, event rutin tersebut juga dinilai memberi dampak terhadap geliat ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata. Aktivitas UMKM, kuliner rakyat, hingga pergerakan komunitas lokal ikut tumbuh seiring meningkatnya kunjungan masyarakat ke Loang Baloq saat event berlangsung.

Dispar Kota Mataram memastikan peresean akan terus digelar rutin setiap minggu ketiga tiap bulan dengan melibatkan berbagai paguyuban pepadu dari kabupaten/kota di Pulau Lombok. Kolaborasi lintas daerah itu diharapkan semakin memperkuat posisi Kota Mataram sebagai pusat aktivitas budaya dan wisata di NTB.

“Harapannya Peresean bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol bagaimana budaya Lombok tetap hidup, terawat, dan mampu menjadi kekuatan pariwisata daerah,” tutupnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kota Mataram #peresean kota mataram #Taman Loang Baloq