MATARAM-Pemprov NTB sedang gencar menggaet investor untuk menanamkan modalnya. Upaya ini mendapatkan dukungan sejumlah pihak. “Apindo akan membawa ratusan investor ke NTB dalam waktu dekat,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) NTB Ni Ketut Wolini, Kamis(13/2).
Beberapa wilayah yang memiliki potensial ekonomi cukup tinggi dilirik investor. Seperti KEK Mandalika, Senggigi, tiga gili hingga Sekotong, Lombok Barat.
Rencananya, Apindo akan mendatangkan lebih dari 500 pengusaha besar di Indonesia. Nantinya akan dikumpulkan pada agenda rakernas Apindo April mendatang. “500 pengusaha ini terdiri dari pengusaha campuran, semua pengusaha dari Indonesia akan kumpul di sini,” ujarnya.
Menurut Wolini, ini adalah kesempatan emas untuk menggaet lebih banyak calon investor. Apalagi, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dengan terbuka memberikan karpet merah kepada calon investor untuk menanamkan modalnya di NTB. “Kami harap, 500 pengusaha ini bisa memberikan pengaruh besar bagi investasi di NTB,” jelas dia.
Dia menilai, NTB memiliki pangsa pasar investasi yang sangat tinggi. “Kita akui bahwa pariwisata kita sangat cantik, apalagi sirkuit MotoGP yang akan memperlihatkan keindahan Lombok secara luas,” jawabnya.
Untuk itu, Apindo NTB meminta pemerintah, khususnya di kabupaten/kota agar tidak mempersulit perizinan. “Kami harap pemda bisa memperlancar proses perizinan calon investor, bukannya malah mempersulit,” tutupnya.
Terpisah, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) NTB Sawaluddin mengatakan,.pihaknya gencar mendorong investor-investor muda di NTB. “Semakin banyak investor yang datang, maka semakin bagus ekonomi NTB ke depan,” katanya.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) NTB H Lalu Heri Prihatin mengatakan, investor sangat berpeluang menanamkan modalnya di NTB. Asal, konsep yang diinginkannya sesuai dengan aturan. Tidak setengah-setengah. Mengingat, banyak calon investor yang hanya memberikan kepastian tidak jelas. “Kejelasan itu lah yang penting,” katanya. (tea/r5)
Editor : Redaksi Lombok Post