Ditemukannya warga berbuat mesum di kolam renang membuat Dispora sebagai pengelola akan mengubah pola pintu masuk MWP. Pengunjung tidak lagi bisa langsung ke kolam untuk berenang. Namun langsung ke tribun. “Kalau mau ke kolam harus izin dulu ke penjaga,” ujar dia.
Ia tidak menampik jika tempat-tempat rekreasi banyak dimanfaatkan warga untuk berbuat yang tidak-tidak. Jangankan MWP, ujar dia, taman juga kerap dimanfaatkan untuk brecumbu jika ada kesempatan. “Tergantung orangnya,” singkatnya.
Rencananya, Mansur akan membuat tangga langsung menuju ke tribun. Jika ada warga yang akan berenang maka ia tidak langsung ke kolam, melainkan ke tribun dulu. “Lapor dulu ke penjaga jika mau mandi,” ucapnya. “Sekarang warga bebas ke MWP. Gratis,” imbuhnya.
Andi, seorang staf Dispora Kota Mataram mengaku kerap datang ke MPW pada siang sampai sore hari untuk melihat kondisi. Kadang ia bersama Kabid Kepemudaan melihat situasi MWP. “Sampai sore kadang kita di sana,” ungkapnya.
Kini kata dia, pada siang hari banyak sekali anak yang datang untuk berenang. “Kalau tidak bawa pakaian renang, kita suruh pulang,” ujarnya.
Disaming itu, ia juga meminta warga tidak berenang saat atlet latihan. “Kalau ada atlet latihan warga tak boleh berenang,” tutur Andi. (jay/r3)
Editor : Administrator