Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Korona Mataram terus Meningkat, Wali Kota Minta Warga Tak Salat Tarawih di Masjid

Administrator • Minggu, 26 April 2020 | 18:39 WIB
H Ahyar Abduh
H Ahyar Abduh

MATRAM—Kasus korona di Kota Mataram terus meningkat. Minggu (26/4) kasus positif yang tercatat di kota ini menjadi 71 orang. Jumlah ini membuat Mataram masih menjadi kawasan dengan jumlah penderita korona terbanyak di NTB. Bahkan Kementerian Kesehatan telah menetapkan kota ini sebagai kawasan waspada penularan lokal.


Terkait upaya pencegahan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengeluarkan imbauan agar warga tidak menggelar kegiatan-kegiatan peribadatan yang melibatkan banyak orang di Masjid selama bulan Ramadan ini.


“(Meminta warga) meniadakan salat tarawih di masjid dan di musalla,” ujarnya dalam imbauan yang disiarkan secara virtual, Minggu siang.


Selain tarawih Ahyar juga kembali mengingatkan agar warga tidak menggelar salat Jumat  di Masjid selama masa tanggap darurat Covid 19. Warga Muslim diminta menggantinya dengan salat zuhur di kediaman masing-masing.


“Meniadakan kegiatan-kigiatan ibadah lainnya yang melibatkan jamaah,” imbuhnya.


Sementara itu secara akumulatif kasus positif korona di NTB kini telah mencapai 195 orang. Naik 15 kasus dari Sabtu kemarin. Jumlah ini membuat NTB melampau catatan kasus korona di Bali dengan 186 kasus.(r2)

Editor : Administrator
#Virus Korona #Headline #Salat tarawih #Mataram