“Kita terjunkan 20 personel memantau kawasan pesisir pantai,” kata Kepala BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor, Selasa (2/6) kemarin.
Selain itu lanjut dia, pihaknya juga meminta bantuan kepada Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram dan pihak kecamatan untuk memantau perkembangan cuaca buruk di kawasan pesisir pantai di Kota Mataram.
“Sesuai prakiraan BMKG gelombang tinggi dan cuaca buruk masih akan terjadi kedepan,” imbuh Fudin.
Pihaknya telah menyiagakan personel dan mengaktifkan posko 24 jam posko di kantor BPBD setempat. “Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk bersama-sama melakukan upaya pengurangan risiko bencana,” terang dia.
Fudin meminta personel BPBD untuk terus mengecek kondisi pesisir pantai. Bahkan pada malam hari ia meminta personel turun melihat perkembangan gelombang. Sebelumnya, ia juga sudah meminta para nelayan tidak melaut dulu sebelum cuaca normal. “Ini sudah kita sampaikan kepada nelayan,” terang dia.
Tapi, ada saja nelayan yang melaut. Meski gelombang tinggi, mereka pergi melaut guna mencukupi kebutuhan keluarga.
Terpisah Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Hj Baiq Asnayati sudah menerjunkan personel Tagana membantu warga yang rumahnya diterjang gelombang pasang belum lama ini. Personel Tagana terus melakukan patroli guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat cuaca buruk seperti sekarang ini.
“Tak hanya di kawasan pesisir pantai, Tagana juga turun ke jalan-jalan menertibkan gelandang pengemis (Gepeg),” ujar perempuan berjilbab ini.(jay/r3)
Editor : Administrator