Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Positif Covid-19, Istri Dirut PT AMGM Tutup Usia

Baiq Farida • Rabu, 31 Maret 2021 | 16:37 WIB
DALAM KENANGAN: Istri Direktur Utama PT AMGM Hj Eryuati (dua dari kiri) foto bersama suami dan dua buah hatinya.
DALAM KENANGAN: Istri Direktur Utama PT AMGM Hj Eryuati (dua dari kiri) foto bersama suami dan dua buah hatinya.
MATARAM-- Hj Eryuati menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan virus Covid-19, Selasa (30/3/2021). Istri Direktur PT Air Minum Giri Menang (AMGM) HL Ahmad Zaini ini sempat menjalani perawatan intensif di RSUP NTB sejak beberapa hari lalu.

"Jenazah dimakamkan besok (Rabu, 31/3/2021) secara protokoler Covid-19. Pemulasaraan jenazah akan dilakukan di IPJ RSUD Kota Mataram," jelas Direktur RSUP NTB dr HL Herman Mahaputra kepada Lombok Post.

Eryuati sudah dirawat sejak 23 Maret lalu di RSUP NTB. Dokter Jack yang baru dua hari bertugas di RSUP NTB mengaku sempat melihat kondisi pasien melalui layar TV yang terpasang di ruang isolasi.

Laporan dari para petugas rumah sakit yang sempat merawat pasien, ia terpapar Covid-19 tanpa komorbid. Kondisinya yang tak kunjung membaik membuatnya menghembuskan nafas terakhir sekitar Pukul 15.45 Wita.

"Kami siapkan pemakaman secara Covid-19. Lokasi pemakaman itu nanti pihak keluarga yang menentukan," jelasnya.

Sementara Direktur PT AMGM HL Ahmad Zaini melalui pesan WhatsApp grup menginformasi meninggalnya sang istri. "Assalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh, telah berpulang dengan tenang istri kami tercinta Hj Eryuati Zaini pada hari Selasa tanggal 30 Maret 2021 pukul 15.45 di RSUP NTB," tulisnya.

Zaini bersama pihak keluarga memohon doa agar semua kesalahan dan khilaf almarhumah dimaafkan dan diampuni. "Semoga semua amal solehnya diterima oleh Allah SWT. Kami yang berduka, Lalu Ahmad Zaini sekeluarga," tambahnya.

Kepada Lombok Post, Zaini sebelumnya menuturkan ia bersama istri dan anaknya sempat terpapar Covid-19. Hanya saja, kondisinya masih terbilang sehat sehingga ia dan anaknya isolasi mandiri di rumah. Sementara kondisi istrinya yang tidak stabil membuatnya dirujuk ke RSUP NTB.

"Kami bertiga positif Covid-19 dengan anak saya yang kecil. Cuma istri yang dirujuk ke RSUP karena drop. Penyakit asam lambungnya naik, nggak bisa makan. Jadi harus dirawat di rumah sakit," katanya sebelum istrinya meninggal dunia.

Data terbaru kasus positif Covid-19 di Kota Mataram hingga Selasa (30/3/2021) bertambah 17 orang. 88 orang masih isolasi. Dengan jumlah meninggal dunia terkonfirmasi Covid-19 sampai saat ini 130 orang. (ton/r3)

 

  Editor : Baiq Farida
#Meninggal Covid-19 #Istri Dirut PT AMGM #RSUP NTB