“Pemangkasan ini kita lakukan untuk mengurangi beban ketika hujan lebat disertai angin kencang,” kata Kepala DLH kota Mataram HM Kemal Islam, pekan lalu.
Dia mengutarakan, informasi dari BMKG menyebutkan musim hujan diprediksi pada Desember. Namun bulan ini sudah mulai terjadi hujan. “Biasanya pada puncak musim hujan terjadi angin kencang atau cuaca ekstrem,” tutur Kemal.
Saat ini lanjut dia, hujan yang mengguyur Kota Mataram beberapa hari ini belum ada dampak pohon tumbang. Sebab hujan tidak disertai angin kencang.”Kita antisipasi hujan disertai angin kencang karena akan menyebabkan pohon tumbang,” terang dia.
Dia mengatakan, tim DLH Kota Mataram setiap hari turun melakukan seleksi terhadap pohon pelindung yang berpotensi tumbang. Beberapa hari ini pihaknya melakukan pemangkasan pohon di Jalan Langko Dasan Agung karena dinilai rawan tumbang. Selain itu, pohon pelindung di Depan Kantor Wali Kota Mataram karena bawahnya keropos. Tak hanya itu di Jalan RA Kartini depan Kantor Dinas Sosial Kota Mataram dan sejumlah titik lainnya.
Sebelumnya, Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengantisipasi bencana memasuki musim hujan. Dia meminta kepala OPD agar memperpersiapkan sumber daya manusia (SDM) dan peralatan.
“Termasuk juga skenario pada keadaan mendesak atau darurat agar bisa ditangani segera,” kata dia.
Selain itu, wali kota meminta kepala DLH Kota Mataram merampingkan pohon di beberapa ruas jalan. Mengingat di Lombok Timur mulai ada angin besar. “Ini harus kita antisipasi,” pungkasnya.(jay/r3) Editor : Administrator