Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bukan Masalah, Sekda Mataram Bangga Banyak Pejabatnya Dilirik Pemprov NTB

Sanchia Vaneka • Rabu, 3 September 2025 | 13:03 WIB

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan, pembukaan blokir anggaran ini segera dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan, pembukaan blokir anggaran ini segera dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. 


LombokPost - Fenomena perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dianggap hal yang lumrah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri, menanggapi hal ini dengan santai, bahkan menyebutnya sebagai bukti kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Pemkot Mataram.


Menurut Alwan, perpindahan pejabat ini adalah dinamika yang sehat dalam birokrasi dan tidak perlu dikhawatirkan.

"Ini dinamika yang wajar, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Justru kita patut bangga kalau banyak ASN kita yang dilirik dan mencoba peruntungan di level provinsi,” kata Alwan.


Gelombang perpindahan ini mencuat setelah dua ASN Pemkot Mataram, Baiq Nelly Kusumawati dan Dr. Hubaidi, lolos seleksi administrasi untuk memperebutkan posisi strategis di Pemprov NTB.

Nelly, yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Inspektorat Kota Mataram, mengincar posisi Kepala Inspektorat NTB.

Sementara itu, Hubaidi, mantan Kabag Hukum Setda Kota Mataram, membidik posisi Kepala Biro Hukum Setda NTB.


Alwan menegaskan bahwa Pemkot Mataram tidak akan menghalangi ambisi para pejabatnya yang ingin berkarier di jenjang lebih tinggi.

"Mereka ikut seleksi yang terbuka dan umum. Kita tidak menahan siapa pun, itu hak mereka,” ujarnya.


Meskipun berpotensi menimbulkan kekosongan jabatan, Alwan tetap optimis.

Ia meyakini Pemkot Mataram memiliki banyak stok ASN yang mumpuni dan siap mengisi posisi yang kosong.

Ia juga menyinggung persaingan ketat yang dihadapi kedua pejabat tersebut, di mana mereka bersaing dengan nama-nama besar di level provinsi.


“Alhamdulillah, kita punya banyak ASN yang kompeten. Proses diklat dan peningkatan kompetensi terus kita lakukan, jadi kita siap menghadapi segala kemungkinan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala BKD NTB Tri Budiprayitno, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Pemprov NTB dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi.

Ini berarti setiap PNS yang memenuhi syarat dan ketentuan berhak mengikuti seleksi tanpa diskriminasi.

Editor : Kimda Farida
#Sekda Mataram #ASN #Inspektorat NTB #Pemkot Mataram #Inspektorat Mataram #pejabat #Pemprov NTB