Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BBPOM Mataram Rangkul Sahabat Disabilitas: Melayani Sepenuh Hati, Merangkul Tanpa Tepi

Geumerie Ayu • Rabu, 10 September 2025 | 10:15 WIB

Kepala BBPOM Mataram Yosef Dwi Irwan berfoto bersama peserta FGD pelayanan publik inklusif dan ramah sahabat disabilitas
Kepala BBPOM Mataram Yosef Dwi Irwan berfoto bersama peserta FGD pelayanan publik inklusif dan ramah sahabat disabilitas
LombokPost - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram mengambil langkah maju dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih inklusif.

Melalui acara Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan baru-baru ini, BBPOM Mataram secara langsung merangkul perwakilan organisasi disabilitas untuk mendapatkan masukan.

Kegiatan BBPOM Mataram ini bertema "Melayani Sepenuh Hati, Merangkul Tanpa Tepi" ini fokus pada peningkatan aksesibilitas informasi, edukasi, dan layanan pengaduan terkait pengawasan obat dan makanan.

BBPOM Mataram juga menunjukkan komitmennya untuk mendukung kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

Ketua DPD Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) NTB, Topan Mars Arifin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif BBPOM Mataram.

Menurutnya, BBPOM Mataram telah menjadi contoh bagi instansi pemerintah lain di NTB dengan menyediakan fasilitas dan layanan yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Ia berharap, langkah ini dapat diikuti oleh semua lembaga agar dapat menciptakan layanan publik yang responsif dan sesuai kebutuhan semua pihak.

Kepala BBPOM di Mataram Yosef Dwi Irwan menegaskan, hak mendapatkan informasi tentang obat dan makanan yang aman adalah hak setiap warga negara, termasuk kelompok disabilitas.

"Pemenuhan hak ini adalah bagian dari upaya perlindungan masyarakat," ujar Yosef.

Selain fokus pada akses informasi, BBPOM Mataram juga berkomitmen untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas.

Yosef Dwi Irwan menyatakan kesiapannya untuk mendampingi pelaku usaha disabilitas agar dapat memiliki izin edar BPOM.

"Izin edar BPOM itu Mudah, Terjangkau, dan Terukur," tegasnya.

BBPOM Mataram juga akan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya untuk membantu dukungan permodalan dan pemasaran.

Harapannya, hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi para sahabat disabilitas.

Yosef juga memiliki harapan besar untuk membentuk duta atau fasilitator informasi dari kalangan disabilitas sendiri.

Tujuannya agar pesan edukasi tentang obat dan makanan aman dapat tersebar lebih luas dan mudah dipahami di komunitas mereka.

Peserta FGD, yang terdiri dari perwakilan berbagai perhimpunan disabilitas, menyambut baik kegiatan ini.

Mereka mengakui bahwa informasi mengenai keamanan obat dan makanan masih sangat terbatas di kalangan mereka.

Oleh karena itu, sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat dan diharapkan bisa diadakan secara rutin.

Melalui kegiatan ini, BBPOM Mataram menunjukkan keseriusannya dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi disabilitas.

Tujuannya adalah untuk menciptakan pelayanan publik yang benar-benar inklusif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Edukasi #fgd #pelayanan publik #BBPOM Mataram #inklusif #layanan pengaduan #Sahabat Disabilitas