Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jabatan Krishna Murti Minta Dievaluasi Kapolri Usai Isu Skandal Perselingkuhan

Fratama P. • Sabtu, 20 September 2025 | 19:28 WIB
Krishna Murti
Krishna Murti

LombokPost - Skandal dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Irjen Krishna Murti, Staf Ahli Manajemen Kapolri, kini semakin membesar.

Isu yang menyebar luas di media sosial ini telah memicu desakan dari para pengamat kepolisian agar Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, segera mengambil tindakan tegas pada Krishna Murti demi menjaga citra institusi.

Pada Selasa, 16 September 2025, nama Irjen Krishna Murti menjadi sorotan setelah ia diisukan memiliki hubungan terlarang dengan seorang Polisi Wanita (Polwan) berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) berinisial AP.

Demi Citra Polri, Pengamat Minta Kapolri Bertindak Cepat

Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, menilai bahwa Kapolri harus segera merespons isu ini tanpa menunggu kebenarannya terbukti.

Menurutnya, membiarkan isu ini berlarut-larut akan mengganggu citra Polri di mata publik.

Bambang juga menyinggung bahwa kasus ini dikabarkan telah melalui sidang kode etik profesi Polri, meskipun prosesnya berlangsung tertutup dari media.

Meski sidang tertutup dapat dimaklumi, ia menekankan bahwa hasilnya harus diikuti dengan langkah nyata.

Oleh karena itu, Bambang merekomendasikan agar Irjen Krishna Murti segera dimutasi dari jabatannya, sembari menunggu keputusan final dari proses etik.

Mutasi Jabatan yang Penuh Spekulasi

Isu ini mencuat tak lama setelah Irjen Krishna Murti mengalami pergeseran jabatan.

Pada awal Agustus 2025, Krishna Murti secara resmi dimutasi dari posisi strategis sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) menjadi Staf Ahli Manajemen Kapolri.

Pergeseran ini, yang tertuang dalam surat telegram Kapolri ST/1764/VIII/KEP./2025, telah memicu berbagai spekulasi.

Sebagai bagian dari rotasi yang lebih besar, posisi yang ditinggalkan Irjen Krishna Murti kini diisi oleh Brigadir Jenderal Amur Chandra Juli Buana.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Sandi Nugroho, menjelaskan bahwa rotasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi.

Menurutnya, total 61 personel telah dirotasi, mencakup perwira menengah hingga perwira tinggi di lingkungan Polri, termasuk Krishna Murti.***

Editor : Fratama P.
#krishna murti