Mendikdasmen Abdul Mu'ti memastikan bahwa seluruh soal untuk tes tersebut sudah siap.
“Karena soal-soal itu sudah biasa kita buat, karena dulu kan sudah ada pengalaman UN (Ujian Nasional). Sehingga secara akademik sebenarnya tidak ada kesulitan yang berarti,” paparnya.
Dengan pengalaman menyelenggarakan Ujian Nasional, Mu'ti berharap tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan TKA yang akan digelar secara online dan semi-online ini. TKA tahun ini dikhususkan bagi siswa kelas XII jenjang SMA/SMK/sederajat.
Mu'ti mengingatkan agar pihak sekolah dan murid segera melakukan pendaftaran, mengingat batas akhir pendaftaran adalah 5 Oktober 2025. Hingga kemarin (24/9), tercatat sudah 2,04 juta murid yang mendaftar.
“Secara umum sudah mulai naik ya, dari 20 persen sekarang 36 persen. Mudah-mudahan nanti sampai 40 persen atau 50 persen,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau agar pendaftaran tidak dilakukan di masa-masa akhir untuk menghindari masalah teknis seperti sistem yang down karena lonjakan pendaftar.
Solusi untuk Murid SMK yang Sedang Magang
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menambahkan bahwa antusiasme murid SMK untuk mengikuti TKA terus meningkat.
Ia juga menjelaskan solusi bagi murid SMK yang sedang menjalani program magang saat tes berlangsung.
Kemendikdasmen sudah mengirimkan surat kepada sekolah agar berkoordinasi dengan perusahaan tempat murid magang untuk memberikan izin.
Jika lokasi magang jauh dari sekolah asal, murid akan difasilitasi di sekolah terdekat. Namun, sekolah asal tetap harus mengirimkan surat kepada sekolah yang ditumpangi dan dinas pendidikan setempat.
Baca Juga: Bahasa Indonesia Berpeluang Viral, Kemendikdasmen Dorong Konten Kreatif dari Siswa SMK
Tatang kembali mengingatkan bahwa TKA tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan. Meskipun demikian, hasil TKA akan sangat berpengaruh bagi siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, terutama melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi.
Editor : Redaksi Lombok Post