Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Segini Besaran Gaji dan Tanggung Tawab Karyawan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Ternyata Besarnya Setara PNS

Fratama P. • Kamis, 25 September 2025 | 18:50 WIB
Besaran gaji karyawan dapur MBG
Besaran gaji karyawan dapur MBG

LombokPost - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto telah menjadi sorotan utama, terutama setelah diketahui menyerap anggaran fantastis sebesar Rp335 triliun dari APBN 2026, yang dananya dialihkan dari pos anggaran pendidikan.

Isu ini kian hangat diperbincangkan menyusul kasus keracunan makanan MBG, salah satunya di wilayah Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan publik apakah gaji pekerja dapur MBG sepadan dengan besarnya tanggung jawab dan risiko yang mereka emban?

Gaji Awal Pekerja Dapur MBG dan Rencana Pengangkatan PPPK

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan kepastian mengenai kompensasi bagi pekerja dapur MBG.

Ia menjamin bahwa gaji mereka akan diterima secara penuh setiap bulan, tanpa dipotong untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan kebijakan ini, pekerja tetap mendapatkan perlindungan sosial penuh.

Saat ini, gaji yang diterima oleh tenaga dapur MBG ditetapkan sebesar Rp2 juta per bulan.

Dadan menilai kebijakan ini sangat strategis, terutama bagi ibu rumah tangga berusia 40–45 tahun yang sebelumnya tidak memiliki pendapatan tetap.

Kini, mereka bisa mendapatkan penghasilan stabil dengan adanya program MBG ini.

Lebih lanjut, pemerintah telah merencanakan agar status para tenaga dapur MBG ini akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Proses pengangkatan ini diperkirakan dapat dimulai paling cepat pada April 2025, sesuai dengan alokasi yang tersedia dalam APBN.

Sambil menunggu proses administratif ini selesai, gaji pekerja tetap dibayarkan menggunakan anggaran pemerintah, meskipun mereka belum tercatat secara resmi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) kontrak.

Prospek Gaji Setelah Menjadi PPPK

Jika status pekerja dapur MBG telah resmi menjadi PPPK, penghasilan mereka berpotensi meningkat secara signifikan.

Gaji PPPK sendiri diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024, yang mencakup 17 golongan berdasarkan masa kerja (MKG) antara 0 hingga 33 tahun.

Rentang gaji PPPK cukup luas, dimulai dari Rp1.938.500 (Golongan I MKG awal) hingga mencapai Rp7.329.000 (Golongan XVII dengan masa kerja maksimal).

Berikut adalah detail rentang gaji pokok yang bisa diterima oleh karyawan MBG berdasarkan golongannya:

| Golongan | Rentang Gaji (per Bulan)

| I | Rp1.938.500–Rp2.900.900 |

| II | Rp2.116.900–Rp3.071.200 |

| III | Rp2.206.500–Rp3.201.200 |

| IV | Rp2.299.800–Rp3.336.600 |

| V | Rp2.511.500–Rp4.189.900 |

| VI | Rp2.742.800–Rp4.367.100 |

| VII | Rp2.858.800–Rp4.551.800 |

| VIII | Rp2.979.700–Rp4.744.400 |

| IX | Rp3.203.600–Rp5.261.500 |

| X | Rp3.339.100–Rp5.484.000 |

| XI | Rp3.480.300–Rp5.761.000 |

| XII | Rp3.627.500–Rp5.975.800 |

| XIII | Rp3.781.000–Rp6.209.800 |

| XIV | Rp3.940.900–Rp6.472.500 |

| XV | Rp4.107.600–Rp6.746.200 |

| XVI | Rp4.281.400–Rp7.031.600 |

| XVII | Rp4.462.500–Rp7.329.000 |

Kesejahteraan dan Tanggung Jawab yang Sebanding

Meskipun potensi kenaikan penghasilan melalui status PPPK menjanjikan, gaji hanyalah salah satu aspek dari kesejahteraan pekerja dapur MBG.

Tanggung jawab yang mereka pikul sangatlah besar, mulai dari memastikan keamanan dan kualitas bahan baku, mengolah makanan sesuai standar gizi yang ketat, hingga mendistribusikannya tepat waktu ke sekolah-sekolah.

Dengan munculnya kasus keracunan yang menarik perhatian publik, risiko yang dihadapi oleh Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan karyawan dapur menjadi nyata.

Oleh karena itu, selain kepastian gaji dan status kepegawaian, penting bagi pemerintah untuk memastikan jaminan keselamatan kerja, pelatihan higienitas dan gizi yang berkelanjutan, serta penyediaan fasilitas pendukung yang memadai.

Jika semua aspek ini dapat dipenuhi, program MBG tidak hanya akan sukses dalam memenuhi gizi anak bangsa, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam menciptakan lapangan kerja yang layak dan bermartabat.

Dengan demikian, investasi besar yang digelontorkan negara dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat, baik melalui kesehatan generasi muda maupun peningkatan kesejahteraan keluarga para karyawan dapur MBG.***

Editor : Fratama P.
#PPPK #Mbg #Karyawan #gaji