Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cegah Keracunan, Sekolah di Mataram Minta SPPG Cicipi Menu Makan Bergizi Gratis

Sanchia Vaneka • Kamis, 9 Oktober 2025 | 19:52 WIB



MBG di SDN 5 Mataram
MBG di SDN 5 Mataram

LombokPost - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 5 Mataram disambut gembira oleh 368 siswa. Meski baru berjalan dua hari dan belum ada laporan keracunan, pihak sekolah mengambil langkah pencegahan ekstra ketat.

Kepala Sekolah SDN 5 Mataram, Mahrup, meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia makanan untuk lebih selektif dan ketat dalam pengawasan mutu, bahkan menginstruksikan agar menu MBG dicicipi terlebih dahulu sebelum didistribusikan.

Mahrup menegaskan bahwa permintaan agar SPPG mencicipi menu adalah langkah antisipasi dini untuk mencegah kasus keracunan makanan yang sempat santer diberitakan di daerah lain.

"Harusnya diperiksa dulu keadaan makanan itu. Bila perlu cicipi dulu makanan itu supaya nanti tidak ada masalah di sekolah," kata Mahrup, (8/10).

Baca Juga: MBG KLB: Ke Kantin Sekolah

Untuk memperkuat pengawasan, sekolah juga menugaskan dua guru secara khusus yang bertanggung jawab memantau proses distribusi Makan Bergizi Gratis, mulai dari penerimaan hingga pengembalian wadah ke tim dapur MBG.

Sejak dimulainya pembagian pada Selasa (7/10), Mahrup menyebut respon siswa sangat positif.

"Ini hari kedua pembagian MBG. Alhamdulillah, anak-anak ceria dan menyambut gembira mendapatkan MBG," terangnya.

Pembagian makanan dilakukan tepat pukul 09.10 WITA, bertepatan dengan jam istirahat, sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Sejauh ini, kendala yang ditemukan hanya bersifat teknis minor, seperti sempat terjadi kekurangan nasi pada hari pertama.
Untuk mengatasi sisa makanan yang tidak habis, pihak sekolah telah menerapkan skema unik.

Semua siswa diminta membawa kotak makan kosong dari rumah.

"Kami sudah minta semua siswa membawa tempat makan kosong dari rumah sebagai wadah ketika makanan MBG tidak habis, bisa dibawa pulang untuk makan di rumah," jelasnya.

Baca Juga: Dari Sisa Lauk Jadi Cinta: Kisah Aisya Berbagi untuk Kakak dari Piring MBG

Selain itu, sekolah juga menyiapkan skema untuk siswa yang sakit atau berhalangan hadir. Jatah makanan bergizi gratis mereka akan tetap diantarkan ke rumah melalui bantuan siswa lain yang tempat tinggalnya berdekatan.

Secara terpisah, Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri menyatakan akan segera mengumpulkan kepala SPPG di Kota Mataram untuk membahas kelancaran program MBG. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#SPPG #BGN #Mbg #Mataram