Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Realisasi Investasi Mataram Tembus Rp 1,67 Triliun, Lampaui Target 145 Persen Hingga Triwulan III 2025

Sanchia Vaneka • Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:39 WIB

 

Photo
Photo



LombokPost – Iklim investasi Kota Mataram mencatat rekor fantastis. Hingga triwulan III tahun 2025, total nilai investasi yang masuk telah menembus angka Rp 1.672.539.392.233.

Capaian ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 1.152.803.000.000, atau setara dengan 145 persen dari proyeksi awal.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kota Mataram, Zarkasyi, menyebut capaian fantastis ini sebagai indikator keberhasilan pelayanan publik.

“Realisasi investasi yang mencapai 145 persen dari target ini adalah kabar baik. Berarti pelayanan yang diberikan Pemkot Mataram sudah sangat baik, cepat, dan transparan,” kata Zarkasyi.

Data menunjukkan, sebaran investasi tertinggi didominasi oleh lima sektor utama. Sektor transportasi dan komunikasi memimpin dengan nilai investasi tertinggi mencapai Rp 871,03 miliar.

Berikut lima sektor penyumbang investasi terbesar di Mataram hingga Triwulan III 2025:
* Transportasi dan Komunikasi: Rp 871.035.884.610
* Perdagangan: Rp 369.569.388.812
* Listrik, Gas, dan Air: Rp 146.381.666.120
* Jasa Lainnya: Rp 129.194.520.749
* Hotel dan Restoran: Rp 106.556.826.74

Dampak positif dari derasnya modal masuk ini juga terasa pada penyerapan tenaga kerja. Tercatat, investasi ini berhasil menyerap 1.246 orang tenaga kerja lokal.

“Ini artinya, investasi bukan hanya memperkuat ekonomi kota, tapi juga membuka lapangan kerja yang luas bagi warga Mataram,” terang Zarkasyi, sekaligus menegaskan posisi Mataram sebagai salah satu dari tiga kabupaten/kota dengan nilai investasi tertinggi di NTB.

MPP Jadi Kunci Jaminan Keamanan Investor
Untuk mempertahankan momentum positif ini, Zarkasyi menekankan perlunya menjaga kondusifitas wilayah, jaminan keamanan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kepala DPMPTSP Kota Mataram menambahkan, kunci utama untuk menarik dan mempertahankan investor adalah memastikan proses perizinan tidak berbelit.

Strategi yang terus dijalankan Pemkot berfokus pada tiga hal: peningkatan kualitas layanan, penyiapan sarana dan prasarana memadai, dan memastikan akses pelayanan semakin terjangkau.

Mal Pelayanan Publik (MPP) Mataram menjadi instrumen penting dalam strategi ini. MPP menyediakan layanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi, yang menjadi jaminan keamanan bagi setiap investor yang menanamkan modal di Kota Mataram.

Editor : Jelo Sangaji
#investasi #Mataram