Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Plafon KUR 2026 Naik Jadi Rp 320 Triliun, Pengajuan Tak Dibatasi

Redaksi Lombok Post • Selasa, 18 November 2025 | 23:37 WIB

Ilustrasi uang rupiah.(Foto: MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)
Ilustrasi uang rupiah.(Foto: MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)
LombokPost -- Pemerintah memutuskan menaikkan alokasi plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2026 menjadi Rp 320 triliun, lebih tinggi dari target tahun 2025 yang sebesar Rp 286,61 triliun.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyebut pemerintah juga menyiapkan subsidi bunga sekitar Rp 38 triliun untuk program ini.

“Ada kenaikan angka yang kurang lebih sekitar Rp 40 triliun. Kenapa seperti itu? Karena memang Presiden concern sekali terhadap ekonomi kerakyatan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (18/11).

Maman menambahkan, penyaluran KUR tahun 2026 akan lebih condong ke sektor produksi, dengan target sebanyak 65 persen dari total plafon. Tahun ini, porsi target sektor produksi adalah 60 persen dan diperkirakan mencapai realisasi 61 persen pada Desember.

“Dan sepanjang sejarah program KUR, inilah pertama kali kita mencapai target yang sesuai dengan yang sudah ditargetkan ke sektor produksi yaitu sebesar 60,7 Persen. Sampai Desember kita sampai di 61 persen,” katanya.

Program KUR juga diperkirakan mampu menyerap antara 7,7 juta hingga 11,6 juta tenaga kerja, berdasarkan riset BRIN mengenai kemampuan satu entitas usaha menyerap 2–3 pekerja.

Editor : Redaksi Lombok Post
#UMKM #plafon KUR #maman abdurrahman #KUR #Kredit