Acara sosialisasi penerimaan yang berlangsung di area sekolah tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan sekolah, dewan guru, dan para mahasiswa praktikan.
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 9 Mataram, Nengah Istiqomah, M.Pd., menekankan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik.
"Kami menyambut hangat kehadiran rekan-rekan mahasiswa. Harapannya, kehadiran mereka mampu membawa energi baru dan inovasi di kelas, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah dengan perguruan tinggi demi peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan," ujar Istiqomah.
Sebanyak 11 mahasiswa ini bukan sekadar datang untuk melakukan observasi, melainkan akan terjun langsung dalam proses belajar-mengajar.
Mereka terbagi ke dalam enam disiplin ilmu utama, yaitu: Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Biologi, dan Bimbingan Konseling (BK)
Program ini dijadwalkan berlangsung selama empat bulan penuh, terhitung sejak 11 Februari hingga 11 Juni 2026.
Masa tugas ini diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mentransformasikan teori perkuliahan ke dalam praktik nyata di ruang kelas, sembari menyelami dinamika psikologi dan sosial siswa di sekolah.
Mewujudkan Sekolah Ramah Anak
Penerimaan mahasiswa PPL ini juga selaras dengan predikat SMAN 9 Mataram sebagai sekolah ramah anak. Dengan adanya tenaga pendidik muda, siswa diharapkan mendapatkan variasi metode pembelajaran yang lebih segar dan inovatif.
Lebih dari sekadar transfer ilmu, program ini mempertegas komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.
SMAN 9 Mataram terus berupaya membuktikan bahwa kolaborasi lintas instansi adalah kunci dalam mencetak generasi unggul yang memiliki integritas tinggi di masa depan.
Editor : Siti Aeny Maryam