LombokPost - Pihak PT Pacific Cilinaya Fantacy (PCF) akhirnya angkat bicara merespons dinamika terkait kontrak pengelolaan kawasan Mataram Mall yang belakangan menjadi sorotan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram.
Perusahaan pengelola pusat perbelanjaan tertua di NTB tersebut menegaskan komitmennya untuk menuntaskan seluruh kewajiban sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani.
General Manager (GM) Mataram Mall Teddy Saputra menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi atensi serta poin-poin yang disampaikan oleh Wali Kota Mataram terkait keberlangsungan kerja sama tersebut.
Menurutnya, PT PCF sebagai mitra pemerintah daerah memiliki itikad baik untuk menjaga hubungan profesional yang sudah terjalin puluhan tahun.
“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang sudah berjalan sangat baik antara PT PCF dengan Pemkot selama ini. Kami sangat mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Bapak Wali Kota Mataram,” kata Teddy Saputra.
Baca Juga: Hitung Mundur 11 Juli! BKD Mataram Buru Aset yang "Hilang" Sebelum Kontrak Mataram Mall Berakhir
Teddy menekankan, pengalaman PT PCF dalam mengelola Kawasan Cilinaya bukanlah waktu yang singkat.
Selama 30 tahun berkiprah, perusahaan telah menjadi bagian dari sejarah perkembangan ekonomi di jantung Kota Mataram.
Pengalaman panjang ini menjadi landasan kuat bagi perusahaan untuk tetap bertanggung jawab atas segala poin kerja sama yang ada.
“Tentunya kami akan sangat berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban-kewajiban kami yang sudah disepakati dan ditandatangani bersama,” tegasnya.
Terkait langkah teknis ke depan, Teddy menjelaskan saat ini manajemen internal PT PCF tengah melakukan konsolidasi serius.
Pihaknya sedang merumuskan skema terbaik guna menjawab harapan pemerintah kota sekaligus memastikan iklim usaha di kawasan tersebut tetap stabil.
“Untuk saat ini kami sedang berdiskusi secara intens dengan semua tim untuk mencari formula dan solusi yang terbaik. Tujuannya agar kerja sama ini memberikan manfaat besar buat kita semua, baik pemerintah maupun pengelola," imbuhnya.
Optimisme pun tetap diusung oleh pihak pengelola. Teddy meyakini bahwa dengan komunikasi yang baik dan dukungan dari semua stakeholder, polemik mengenai kontrak ini akan segera menemui titik terang.
Ia berharap sinergi ini mampu mendorong geliat ekonomi lokal, terutama bagi para pelaku UMKM yang menggantungkan hidup di kawasan Mataram Mall.
Baca Juga: Jaksa Cium Cacat Hukum di Kontrak Mataram Mall, Sarankan Putus Kontrak Jika Royalti Tak Dilunasi
“Dengan adanya dukungan semua pihak, kedepannya kami meyakini bahwa kerja sama antara PT Pacific Cilinaya Fantacy dan Pemkot akan sangat lebih baik. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian, khususnya UMKM yang ada di Kota Mataram,” pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengatakan kedepannya, pengelolaan Mataram Mall akan dirancang lebih sempurna, tegas, dan transparan, terutama mengenai limit waktu dan besaran royalti.
Bahkan, Pemkot tidak menutup kemungkinan untuk melakukan beauty contest untuk mencari pengelola baru yang lebih kompeten jika kerja sama dengan PT PCF benar-benar berakhir.
“Selesai atau tidak selesai, diperpanjang atau tidak diperpanjang, kewajiban mereka (PT PCF) terhadap daerah tetap harus dibayarkan. Itu yang paling penting," ucapnya.
Editor : Kimda Farida