Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wali Kota Mohan Minta Masyarakat Hapus Stigma Sekolah Favorit 

Chia • Kamis, 2 Juli 2026 | 09:58 WIB

 

Ilustrasi
Ilustrasi

 

LombokPost - Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, mengatakan komitmennya untuk menghapus stigma sekolah populer dan tidak populer dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memastikan kualitas pendidikan dan infrastruktur di seluruh wilayah Kota Mataram saat ini sudah merata, sehingga tidak ada lagi alasan bagi orang tua untuk memaksakan anak masuk ke sekolah tertentu.

“Kami berharap itu tidak lagi menjadi pendorong yang memotivasi orang tua untuk memaksakan diri ke sekolah-sekolah tertentu saja,” kata Mohan. 

Menurutnya, wilayah Kota Mataram secara geografis tidak terlalu luas. Jarak antarlingkungan dan sekolah sangat terjangkau. Terlebih, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram terus melakukan pembenahan, baik dari sisi pemerataan infrastruktur maupun sebaran tenaga pendidik atau guru. Agar mutu sekolah di tingkat kampung dan pusat kota menjadi setara.

Baca Juga: SPMB SDN 12 Mataram Mulai Diminati, Kini Cukup Satu Seragam Gratis Tarik Pendaftar

Mohon menjelaskan, sistem rekrutmen siswa baru saat ini sudah sangat terbuka dan berbasis teknologi informasi. Penentuan jarak dan lokasi tempat tinggal calon siswa kini menggunakan akurasi pemetaan digital. Langkah ini diambil untuk menutup celah manipulasi dan memastikan keadilan bagi seluruh calon siswa.

“Sistem yang bermain, bukan lagi dibangun berdasarkan persepsi. Semua sudah jelas dan tegas berdasarkan Google Maps, sehingga masyarakat bisa tahu sendiri radius dari rumah ke sekolah tujuan,” terangnya.

Mantan Wakil Wali Kota Mataram dua periode ini juga menginstruksikan Kepala Disdik dan seluruh kepala sekolah selaku tim rekrutmen untuk mengawal prosedur SPMB setransparan mungkin. Ia meminta agar tidak ada pihak yang mencoba menerobos sistem demi memaksakan anak masuk ke sekolah tertentu secara non-prosedural.

Meski demikian, Mohan mengingatkan masyarakat regulasi PPDB telah menyediakan berbagai jalur resmi yang bisa dimanfaatkan secara bijak. Mulai dari jalur prestasi bagi siswa akademis, jalur afirmasi, hingga jalur zonasi berdasarkan domisili terdekat.

Baca Juga: SPMB SMPN 22 Mataram Naik, Pendaftar Jalur Prestasi dan Afirmasi Bertambah

“Sepanjang radiusnya memungkinkan dan kemampuan akademiknya bagus, silakan manfaatkan fase-fase rekrutmen yang ada, baik jalur prestasi, domisili, maupun afirmasi,” tambahnya. (chi)

 

Editor : Jelo Sangaji
#sekolah favorit Mataram #sekolah favorit #Dinas Pendidikan Mataram #SPMB 2026 #Mataram