Dishub Mataram Petakan Ruas Jalan Potensial PJU Tenaga Surya

Chia • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 10:10 WIB

 

Ilustrasi
Ilustrasi

 

LombokPost - Dinas Perhubungan (Dishub) Mataram mulai memetakan sejumlah ruas jalan yang berpotensi dipasangi Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan di Kota Mataram.

“Sedang kita petakan, mana yang memang bisa untuk dipasang,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram Zulkarwin. 

Zulkarwin menjelaskan, penentuan lokasi penempatan PJU surya mengedepankan beberapa prasyarat teknis.

Prioritas ditujukan bagi ruas jalan yang belum terjangkau jaringan listrik serta memiliki ruang terbuka tanpa halangan vegetasi tinggi.

Baca Juga: Kejar Target Parkir, Dishub Kota Mataram Ketatkan Pengawasan Harian

“Lokasinya harus bebas dari pohon agar panel surya dapat memperoleh paparan sinar matahari secara maksimal sebagai sumber energi listrik,” ujarnya.

Sejauh ini, sebaran PJU tenaga surya di Kota Mataram masih berkonsentrasi di kawasan Jalan Lingkar Selatan. Sebanyak 145 titik penerangan telah dipasang sejak tahun 2024 dengan menelan anggaran sebesar Rp 9,5miliar dari APBD Kota Mataram.

Rinciannya, sebanyak 116 titik dilengkapi dua lengan lampu, sementara 29 titik sisanya menggunakan satu lengan lampu yang menyesuaikan dengan kondisi lebar jalan.

 Selain di koridor Jalan Lingkar Selatan, beberapa unit PJU surya juga disebar di sejumlah simpang empat strategis.

Seluruh unit yang terpasang saat ini masih dalam masa garansi selama lima tahun. Dishub memastikan seluruh biaya perawatan dan pemeliharaan rutin masih ditanggung sepenuhnya oleh pihak ketiga.

Meski pemetaan telah berjalan, rencana penambahan fasilitas tersebut dipastikan belum bisa direalisasikan pada tahun 2026. Belum tersedianya alokasi anggaran akibat kebijakan efisiensi menjadi kendala utama pengerjaan proyek ini.

 

Terapi Dishub tetap aktif mendata kawasan potensial. Salah satu fokus pemetaan difokuskan pada proyek ruas jalan baru yang belum teraliri jaringan listrik dasar.

Zulkarwin mencontohkan, jika rencana pembangunan jalan penghubung Jalan Nuraksa menuju Jalan Batu Bolong di Kelurahan Pagutan Barat dapat terealisasi, kawasan tersebut berpeluang besar dipasangi PJU tenaga surya.

Penerapan teknologi berbasis energi terbarukan ini diharapkan tidak sekadar meningkatkan kualitas pencahayaan dan keselamatan pengguna jalan di malam hari, tetapi juga menekan konsumsi energi fosil secara berkelanjutan.

“Penggunaan energi terbarukan ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Mataram dalam menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (chi)

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
Penerang Jalan Umum PJU tenaga surya Pemkot Mataram Dishub Mataram Mataram