LombokPost – Davide Brivio dipastikan meninggalkan Trackhouse MotoGP Team pada akhir musim MotoGP 2026.
Trackhouse resmi mengumumkan bahwa pria asal Italia yang kini menjabat sebagai Team Principal itu akan berpisah dengan tim setelah seri penutup musim di GP Valencia mendatang.
Keputusan ini sekaligus mengakhiri perjalanan Brivio bersama tim balap asal Amerika Serikat tersebut yang dimulai sejak 2024.
Baca Juga: Honda Pertahankan Alberto Puig, Eks Bos Tim MotoGP Kini Naik Jabatan Jadi Penasihat HRC Mulai 2027
Sejak bergabung, Brivio menjadi sosok penting dalam perkembangan Trackhouse di MotoGP. Di bawah arahannya, tim satelit Aprilia itu berkembang cepat hingga mampu bersaing di papan atas.
Trackhouse bahkan kini menempati posisi kedua klasemen tim berkat performa impresif sepanjang awal musim MotoGP 2026. Kepergian Brivio membuat Trackhouse kini mulai bersiap mencari Team Principal baru untuk musim depan.
Pendiri dan pemilik Trackhouse Entertainment Group, Justin Marks, mengakui kontribusi Brivio sangat besar dalam membangun fondasi tim.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Catalunya 2026 Lengkap: Sprint Race Sabtu, Balapan Utama Minggu Malam
“Davide berperan penting membangun Trackhouse MotoGP Team menjadi kekuatan tangguh di olahraga ini,” ujar Marks.
Ia juga memastikan Trackhouse akan segera mengumumkan sosok pemimpin baru dalam beberapa bulan mendatang. “Kami punya masa depan yang sangat menarik dan cerah,” lanjutnya.
Meski belum mengungkap tujuan berikutnya, Brivio memberi sinyal dirinya masih akan tetap berada di paddock MotoGP. Mantan bos tim Suzuki itu mengaku bersyukur mendapat kesempatan kembali ke MotoGP bersama Trackhouse.
“Saya bangga dengan ambisi bersama yang kami bangun dan hasil penting yang kami capai,” kata Brivio.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pembalap Trackhouse, Raul Fernandez dan Ai Ogura, serta seluruh kru tim dan pihak Aprilia.
Meski akan berpisah di akhir tahun, Brivio memastikan dirinya tetap fokus membantu Trackhouse meraih hasil maksimal hingga musim berakhir. Trackhouse sendiri masih menjadi salah satu tim yang paling disorot musim ini berkat perkembangan pesat mereka bersama Aprilia.
Editor : Rury Anjas Andita