LombokPost – Kabar baik datang dari kubu Red Bull KTM Factory Racing.
Pembalap andalan mereka, Pedro Acosta, sukses menjalani operasi kecil pada pergelangan tangan kanan untuk mengatasi Sindrom Lorong Karpal (carpal tunnel syndrome).
KTM pun optimistis rider muda asal Spanyol itu bisa kembali membalap pada MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring.
Operasi tersebut dilakukan pada Selasa (30/6) setelah Acosta memutuskan mundur dari GP Belanda akhir pekan lalu akibat mengalami mati rasa di tangan kanannya. Masalah tersebut ternyata sudah cukup lama mengganggu performanya.
Tim Red Bull KTM Factory Racing mengonfirmasi bahwa prosedur operasi berjalan lancar. Kini, fokus Acosta adalah menjalani masa pemulihan agar dapat kembali memperkuat KTM pada putaran berikutnya.
Pembalap bernomor #37 itu diketahui telah merasakan gejala carpal tunnel syndrome selama lebih dari satu tahun.
Baca Juga: MotoGP Resmi Larang Perangkat Holeshot Mulai GP Belanda, Starting Grid Berubah pada Sachsenring
Kondisi tersebut memicu rasa kebas dan mati rasa pada tangan kanan, terutama setelah menyelesaikan balapan MotoGP yang menuntut beban fisik tinggi.
Gangguan itu akhirnya memaksanya mengakhiri akhir pekan di Assen lebih cepat. Tim medis kemudian memutuskan operasi menjadi solusi terbaik agar cedera tidak terus mengganggu performanya sepanjang musim.
KTM menyebut operasi berjalan sesuai rencana dan proses pemulihan berlangsung positif.
Baca Juga: Marc Marquez Perpanjang Kontrak di Ducati hingga 2028, Bidik Lebih Banyak Gelar MotoGP
Jika tidak ada kendala, Acosta diperkirakan siap kembali mengaspal pada MotoGP Jerman yang berlangsung di Sachsenring pada 10–12 Juli 2026.
Meski demikian, pembalap Spanyol tersebut masih harus menjalani pemeriksaan medis resmi pada Kamis (9/7). Hasil pemeriksaan itu akan menjadi penentu apakah Acosta mendapatkan izin tampil pada seri kesebelas MotoGP musim ini.
Editor : Rury Anjas Andita