LombokPost – Johann Zarco mendapat kabar kurang menyenangkan di tengah proses pemulihan cederanya. Pembalap Castrol Honda LCR itu resmi dijatuhi Double Long Lap Penalty atas insiden yang terjadi pada MotoGP Catalunya 2026 dan wajib menjalani hukuman tersebut saat kembali berkompetisi.
Saat ini, Zarco masih menjalani rehabilitasi cedera lutut yang dialaminya pada akhir pekan balap di Catalunya. Meski belum kembali ke lintasan, Race Direction telah memastikan hukuman yang akan dijalani pembalap Prancis tersebut begitu dinyatakan fit untuk membalap.
Sanksi itu dijatuhkan setelah Zarco dinilai menjadi penyebab kecelakaan di tikungan pertama usai restart balapan MotoGP Catalunya. Insiden tersebut melibatkan tiga pembalap, yakni Johann Zarco, Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team, serta Luca Marini dari Honda HRC Castrol.
Baca Juga: Alex Marquez Gabung Red Bull KTM Factory Racing Mulai MotoGP 2027, Siap Pimpin Era Baru RC16
Berdasarkan hasil investigasi Race Direction, Zarco dianggap bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut sehingga dijatuhi hukuman Double Long Lap Penalty.
Karena insiden itu merupakan pelanggaran pertama yang dilakukan Zarco, hukuman yang diberikan adalah menjalani dua kali Long Lap Penalty pada balapan pertamanya setelah kembali ke MotoGP.
Saat ini, pembalap bernomor #5 tersebut masih fokus menjalani proses pemulihan tanpa operasi. Berdasarkan perkembangan terbaru, cedera lututnya menunjukkan kemajuan yang positif dan Zarco menargetkan kembali turun lintasan pada September mendatang.
Baca Juga: Jadwal Lengkap MotoGP Jerman 2026: Sprint Race Sabtu, Balapan Utama Minggu Malam di Sachsenring
Artinya, apabila target comeback tersebut tercapai, pembalap Castrol Honda LCR itu harus langsung menjalani hukuman Double Long Lap Penalty pada balapan pertamanya setelah kembali.
Sanksi ini tentu menjadi tantangan tambahan bagi Zarco yang berupaya menemukan kembali performa terbaiknya setelah absen cukup lama akibat cedera.
Editor : Rury Anjas Andita