LombokPost-Lama tak terdengar kabarnya, Nidji band papan atas Indonesia diawal tahun ini kembali merilis sebuah single terbarunya yang berjudul "Buang-Buang Waktu".
“Selamat menikmati dunia dan menikmati 'Buang-Buang Waktu'. Audionya sudah bisa kalian dengarkan di seluruh platform musik digital, dan video clip-nya juga sudah bisa kalian tonton di akun Youtube Musica Studio’s,” kata Gitaris Nidji Ariel dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (9/2).
Lagu 'Buang-Buang Waktu' ini ini ditulis secara khusus oleh Guruh Soekarno Putra. Kerja sama dengan Guruh Soekarno Putra diinisiasi oleh Musica Studio’s sebagai label yang menaungi band. Lewat Buang-Buang Waktu, Nidji ingin membuka petualangan barunya di awal tahun 2024.
“Lagu ini muncul dari buah pemikiran tentang kehidupan yang dijalani banyak orang di luar sana. Kadang kita merasa kesal, bingung, dan kecewa sama jalan hidup ini. Meskipun dihadapkan pada kejadian yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan, lagu ini menjadi pengingat untuk kita tetap mensyukuri hidup dan melihatnya dengan perspektif lain,” kata Ubay, vokalis Nidji
Lagu ini dibalut oleh aransemen musik uplifting terinspirasi dari musik Europe-British yang sering didengar personel Nidji.
Sementara terkait konsep video, mereka mengusung konsep video clip yang playful dan fresh, pengerjaannya tidak memakan waktu lama karena proses pengerjaannya dieksekusi oleh tim dari EUIS dan AnR Musica Studio's.
Nidji berharap melalui lagu itu, masyarakat dapat melakukan sesuatu dengan ikhlas, dan yakin akan ada hal positif yang bisa diambil dan apresiasi dalam kehidupan.
“Jadi apapun harus dilewati dan jangan lupa untuk bersyukur, mengapresiasi sekecil apapun pencapaian, dan menikmati dunia. Kalau nggak ada cobaan, ujian, atau masalah, itu bukan hidup namanya!” ujarnya.
Selama produksi berlangsung, personel Nidji banyak bereksplorasi. Mereka ingin lagu ini dinikmati banyak orang.
Pada tahap pengerjaan lagu, Nidji menghadapi banyak tantangan. Namun, hal tersebut menjadi motivasi mereka untuk menghadirkan lagu yang bisa diterima banyak orang.
Proses pengerjaannya sendiri dibantu oleh Heston selaku co-producer. Nidji juga dibantu oleh tim dari Guruh Soekarno Putra dan tim A&R (artist and repertoire) Musica Studio’s.
Senada dengan pesan dari lagu barunya, Nidji berharap pekerjaan yang mereka lakukan selama proses produksi mendapat apresiasi dari pendengar musik Indonesia.
“Ini mungkin relate banget sama teman-teman di luar sana yang lagi dikejar revisian atau deadline. Kalian harus ingat, di luar sana mungkin banyak orang yang nggak sebahagia kalian. Jadi, apapun harus dilewati dan jangan lupa untuk bersyukur, mengapresiasi sekecil apapun pencapaian, dan menikmati dunia,” tutup Ubay.***
Editor : Alfian Yusni