Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Saosin Siap Guncang Indonesia : Nostalgia Post Hardcore di Lima Kota

Alfian Yusni • Kamis, 1 Mei 2025 | 19:04 WIB

Saosin.
Saosin.

LombokPost - Setelah penantian panjang, band post-hardcore legendaris asal California, Saosin, akhirnya kembali menyapa penggemar setianya di Indonesia.

Bukan hanya sekadar konser, kehadiran Saosin tahun ini menjadi bagian dari perayaan 10 tahun Hammersonic Festival dan akan digelar di lima kota besar sepanjang Mei 2025.

Ini bukan tur biasa. Formasi klasik Saosin kembali dengan Cove Reber sebagai vokalis utama.

Baca Juga: QODIR Band, Bandnya Dul Jaelani Rilis Single Kelima Aku Butuh Dia

Kehadirannya mengobarkan semangat nostalgia bagi para penggemar era keemasan band ini, terutama mereka yang tumbuh dengan lagu-lagu dari album Saosin (2006) dan In Search of Solid Ground (2009).

Jadwal Tur Saosin Indonesia 2025

Para penggemar dapat menyiapkan diri untuk menyaksikan aksi panggung intens Saosin di kota-kota berikut:

Bandung – 24 Mei di Bikasoga Indoor Hall

Medan – 25 Mei di Pardede Hall

Jakarta – 29 Mei di Ecovention Hall Ancol

Surabaya – 30 Mei di Jatim Expo

Solo – 31 Mei di Sritex Arena

Baca Juga: Belum Move On Sebagai Vokalis Band, Candil Gabung Band Baru The Brokers

Tiket sudah bisa dibeli sejak 21 Maret 2025, dengan harga mulai dari Rp285.000 (pre-sale) dan Rp435.000 (reguler), belum termasuk pajak hiburan dan biaya layanan.

Saosin lahir pada 2003 di Orange County, California.

Nama mereka terinspirasi dari frasa Mandarin "xiao xin" yang berarti "sangat hati-hati" atau "waspada".

Sebuah pesan filosofis yang mencerminkan dinamika lirik mereka yang emosional dan penuh konflik batin.

EP debut mereka, Translating the Name, langsung mengguncang komunitas post-hardcore dan emo di seluruh dunia.

Vokal tinggi penuh emosi dari Anthony Green menjadi ciri khas awal Saosin.

Baca Juga: Selain Akting, Aktris Go Youn Jung Ternyata Juga Jago Seni Lukis, Hasil Lukisannya Bikin Melongo

Namun tak lama, Anthony keluar dari band, membuka jalan bagi Cove Reber untuk bergabung pada 2004.

Bersama Cove, Saosin merilis album self-titled yang mengangkat mereka ke puncak popularitas, dengan hits seperti Voices dan You're Not Alone.

Namun perjalanan mereka tidak selalu mulus. Saosin sempat vakum, berevolusi dalam formasi dan sempat reuni dengan Anthony Green untuk album Along the Shadow (2016).

Baca Juga: Tahun Ini Ranaldo Kering Gelar

 

Cove Reber. (Foto : instagram)
Cove Reber. (Foto : instagram)

Kini, dengan kembalinya Cove Reber dan rencana perilisan album keempat, Saosin menunjukkan bahwa mereka belum selesai.

Kembalinya Saosin bukan hanya soal musik, tapi juga soal ikatan emosional yang mereka bangun dengan penggemarnya selama dua dekade terakhir.

Tur ini menjadi momen langka untuk bernostalgia, menyanyikan lagu-lagu yang pernah menemani masa remaja, dan menyaksikan langsung band yang menjadi soundtrack dari banyak kenangan.(***)

Editor : Alfian Yusni
#penggemar #musik #Saosin